“Seandainya”aku tidak perduli kata orang.
Seandainya aku tidak perduli kata orang dan bodo amat mungkin aku tidak tersakiti sama diri ku sendiri, trkadang aku trrlalu memikirkan apa tanggapan org, contohnya “ko kamu kurus” atau “kok kamu hitam”
Dan pada akhirnya aku minum penggemuk yg aku gk tau bahanya apa. Aku pakai racikan pemutih yg aku gk tau bahaya yg sekrg menyebabkan trescmark yg parah seluruh bagian paha.
Hikmanya syukuri pemberian tuhan dan jgn mudah terbawa perasaan sm opini org.
Makssih yg udah baca smpai sini
Jgn lupa follow dn komen ya😊
Kadang komentar orang di sekitar kita memang bisa sangat menyakitkan dan memengaruhi cara pandang kita terhadap diri sendiri. Banyak dari kita yang tanpa sadar mengikuti penilaian sosial sehingga mencoba berbagai cara agar diterima, mulai dari diet ekstrem sampai memakai produk yang tidak jelas keamanannya, seperti penggemuk tubuh atau racikan pemutih yang sebetulnya berisiko tinggi. Saat kita tidak peduli pada kata orang, resikonya mungkin lebih kecil untuk jatuh pada jebakan penggunaan produk berbahaya yang dapat menimbulkan masalah kulit serius, seperti stretch mark parah pada paha yang diceritakan ini. Kondisi ini bukan hanya masalah estetika, tetapi juga bisa mengganggu kesehatan kulit dan rasa percaya diri. Hikmah yang bisa diambil adalah pentingnya menerima diri apa adanya dan mensyukuri apa yang diberikan Tuhan. Setiap orang unik dan kecantikan sejati datang dari perawatan diri yang sehat dan penuh kasih sayang, bukan dari standar kecantikan yang dipaksakan oleh opini orang lain. Selain itu, kita perlu edukasi lebih lanjut tentang bahaya menggunakan produk tanpa izin BPOM atau tanpa konsultasi ahli. Penggunaan produk bebas yang tidak jelas khasiat dan bahannya sangat berbahaya dan bisa berujung pada kerusakan kulit permanen dan masalah kesehatan lainnya. Mari kita jaga kesehatan dan penampilan dengan cara yang benar: konsumsi makanan bergizi, olahraga teratur, serta gunakan produk kecantikan yang terdaftar resmi dan aman. Dan yang terpenting, bangun rasa percaya diri dari dalam hati tanpa bergantung pada komentar negatif orang lain. Dengan begini, kita bisa hidup lebih bahagia tanpa rasa takut atau tekanan dari pendapat orang lain. Jangan lupa, dukungan komunitas yang positif juga akan membantu kita tetap kuat dan menerima diri apa adanya. #Seandainya
