... Baca selengkapnyaPertama kali datang ke Pantai Parangtritis pas menjelang sunset, rasanya campur aduk. Dari parkiran sampai bibir pantai, anginnya udah kerasa beda. Pelan-pelan langit yang tadinya biru berubah jadi jingga keemasan, dan itu momen di mana semuanya kerasa lebih pelan dan tenang.
Aku sengaja berdiri agak menjauh dari kerumunan, menghadap belakang ke arah laut, cuma mau menikmati suara ombak yang berkejaran. Ombak di Parangtritis tuh khas, kelihatan kuat tapi tetap cantik kalau dipotret, apalagi pas sunset. Pantulan cahaya matahari di pasir basah bikin kaki serasa jalan di atas kaca yang berkilau.
Buat yang suka foto-foto, sunset Pantai Parangtritis ini bener-bener aesthetic. Siluet seorang wanita berhijab yang berdiri di tepi pantai, dengan langit jingga dan matahari tenggelam di cakrawala, kelihatan dramatis banget di kamera. Pose simpel kaya menghadap belakang, sedikit menunduk, atau memegang jilbab biar nggak terbang kena angin, udah cukup bikin hasil foto kelihatan ‘mahal’ padahal cuma modal kamera HP.
Kalau mau dapat foto sunset ombak yang bagus, aku saranin datang agak lebih awal, sekitar 1 jam sebelum matahari tenggelam. Jadi masih sempat eksplor angle, dari siluet di tepi air, pantulan cahaya di pasir, sampai close up ombak yang pecah. Aku juga suka foto kaki di pasir dengan latar belakang langit jingga, kesannya sederhana tapi personal.
Suasana menjelang magrib di sini juga bikin hati agak mellow. Sunset wanita berhijab sedih di pantai itu bukan cuma konsep foto, tapi kadang memang sesuai sama perasaan. Sambil menatap laut, aku kepikiran banyak hal: perjalanan hidup, orang-orang yang sudah pergi, dan hal-hal yang belum sempat kesampaian. Mungkin itu kenapa foto siluet menghadap belakang di pantai selalu terasa jujur, karena nggak kelihatan ekspresi, tapi suasananya sudah cukup bercerita.
Kalau datang sendirian, jangan takut kelihatan aneh. Justru sunset sendirian di Parangtritis bisa jadi momen healing kecil-kecilan. Duduk di pasir, denger suara ombak besar dari kejauhan, sambil nonton langit pelan-pelan gelap itu rasanya kaya buka dan tutup bab baru dalam hidup.
Hal sederhana yang menurutku penting: tetap jaga kebersihan, jangan buang sampah sembarangan, dan hati-hati sama ombak karena di beberapa titik bisa cukup besar. Nikmatin momen sunset, foto seperlunya, lalu simpan HP sebentar buat benar-benar ngerasain angin, suara laut, dan langit yang perlahan berubah warna.
Buat kamu yang lagi cari tempat sunset aesthetic tapi tetap terasa alami dan sedikit dramatis, Pantai Parangtritis pas banget. Apalagi kalau kamu suka nuansa siluet, ombak, dan cerita kecil di balik setiap foto yang kamu ambil.