Soto Mie Bakso
Aku tuh termasuk pencinta soto bakso, apalagi kalau kuahnya gurih tapi tetap ringan. Awalnya aku sering beli di luar, tapi lama-lama pengin coba bikin sendiri di rumah supaya bisa atur rasa dan isiannya sesuka hati. Biasanya aku mulai dari pilih bakso dulu. Aku suka pakai bakso sapi yang agak kenyal, tapi teman-teman bisa juga pakai bakso ayam kalau mau versi lebih ringan. Tipsku, kalau beli bakso kemasan, aku rebus sebentar di air mendidih terpisah dulu, supaya kotoran atau sisa tepungnya keangkat, baru dimasukkan ke kuah soto. Untuk kuah soto bakso, aku pakai kaldu dari tulang sapi atau tetelan. Kalau lagi nggak ada stok, aku pakai daging sedikit saja lalu direbus agak lama sampai kaldunya keluar. Biar lebih wangi, aku tambahkan daun salam, daun jeruk, sereh, dan jahe yang digeprek. Bumbu halusnya biasanya cuma bawang putih, bawang merah, kemiri, merica, dan sedikit kunyit supaya warnanya cantik kekuningan. Setelah bumbu ditumis sampai benar-benar harum dan agak kecoklatan, baru aku masukkan ke rebusan kaldu. Di tahap ini jangan lupa koreksi rasa dengan garam, gula, dan sedikit kaldu bubuk kalau suka. Kalau ingin kuah soto bakso yang segar, aku juga tambahkan perasan jeruk nipis saat mau disajikan, bukan saat masak, supaya aromanya tetap kuat. Isiannya bisa disesuaikan selera. Kadang aku campur jadi soto mie bakso: pakai mie kuning atau mie telur, bihun, kol yang diiris tipis, daun seledri, dan bawang goreng banyak-banyak. Kalau mau lebih kenyang, bisa tambah kentang rebus atau risol kecil-kecil. Ada juga yang suka pakai tomat dan tauge biar makin fresh. Cara penyajiannya, aku biasa tata mie, sayuran, dan bakso dalam mangkuk dulu. Lalu siram dengan kuah panas, taburi daun bawang, seledri, dan bawang goreng. Sambalnya cukup cabai rebus yang diulek dengan bawang putih dan sedikit garam, lalu disiram kuah panas sedikit biar menyatu. Soto bakso ala rumahan gini menurutku enak banget dinikmati pas hujan atau malam hari. Kalau teman-teman mau jadikan ide jualan juga bisa, tinggal mainkan variasi topping, misalnya tambahan paru goreng, usus, atau tahu goreng. Modalnya nggak terlalu besar, tapi banyak yang suka karena rasanya familiar. Yang penting, jangan takut eksperimen bumbu sampai ketemu rasa soto bakso versi kalian sendiri. Aku pun beberapa kali coba sampai akhirnya nemu kombinasi kuah yang pas di lidah keluarga di rumah.



































