Gambar Kucing (lagi bobo) pakai Wattercollor ✨😽
Hari ini aku coba gambar kucing dengan cat air, hasilnya ya begini, lumayan susah buat bikin detail bulunya. entah aku yang gak tau tekniknya atau kuasnya yang kegedean?
#TentangKehidupan #PerasaanKu #TipsLemon8 #ViralTerbaru #artgallery
Sebagai pemula yang baru coba lukisan kucing dengan cat air, aku juga sempat bingung harus mulai dari mana. Jadi aku mau share langkah yang biasanya kulakuin saat menggambar kucing tidur, siapa tahu bisa bantu kamu yang lagi belajar juga. Pertama, aku mulai dari gambar kucing sketsa dulu pakai pensil. Biasanya aku cari dulu referensi pose kucing tidur yang lucu, misalnya kucing oranye belang yang lagi meringkuk atau melorot di atas alas biru muda. Aku gambar bentuk dasarnya aja: lingkaran untuk kepala, oval untuk badan, lalu tambahin telinga segitiga dan ekor. Di tahap ini gak perlu rapi banget, yang penting proporsinya pas. Setelah sketsa jadi, baru aku siapin alat lukis: kertas khusus cat air atau buku sketsa yang agak tebal, kuas kecil dan sedang, palet, dan cat air warna dasar seperti oranye, cokelat, putih, biru muda, dan hitam. Kalau kamu biasanya mewarnai gambar kucing dengan crayon, kamu bisa pakai cara yang mirip: mulai dari warna terang dulu, baru tambahin warna gelap untuk bayangan. Untuk mulai mewarnai, aku basahi dulu area badan kucing dengan air bersih tipis-tipis, baru masukin warna oranye muda sebagai base. Setelah agak kering, aku tambahin belang dengan campuran oranye yang sedikit dicampur cokelat. Di bagian bayangan (misalnya di bawah perut atau lipatan kaki), aku tambahin sedikit warna abu-abu atau cokelat muda. Cara ini bikin lukisan cat air mudah terlihat lebih berdimensi. Bagian bulu ini yang menurutku paling tricky. Supaya bulu kucing kelihatan halus, aku pakai kuas runcing kecil dan gerakan pendek searah tumbuhnya bulu. Jangan ditekan terlalu kuat, cukup sentuhan ringan. Kalau bulunya terlihat terlalu blok, aku biasanya tambahin lapisan tipis lagi dengan warna lebih terang atau gunakan tisu untuk mengangkat warna yang terlalu pekat. Latar belakangnya aku buat simple aja, misalnya alas biru muda seperti di lukisan cat air kucing di kanvas yang lagi tidur pulas. Tinggal campur biru dengan banyak air, lalu sapukan perlahan di sekitar kucing. Usahakan jangan sampai cat biru masuk ke badan kucing, jadi tunggu kucingnya benar-benar kering dulu. Kalau kamu pengin eksplor teknik lain, bisa juga coba mewarnai gambar kucing dengan crayon dulu, lalu kasih sentuhan cat air di background. Crayon akan menahan air di beberapa bagian, hasilnya jadi tekstur menarik. Ini seru banget buat yang masih belajar menggambar kucing atau pengin punya gaya lukisan lukisan kucing yang unik. Terakhir, setelah semuanya kering, aku baru pertegas detail kecil seperti kumis, garis mata terpejam, dan hidung menggunakan cat warna lebih gelap atau pena tahan air. Di pojok kertas biasanya aku tulis semacam tanda tangan kecil kayak "artbydevi" sebagai penanda karya sendiri. Intinya, menggambar kucing tidur dengan cat air itu nggak harus sempurna. Nikmati prosesnya aja. Mulai dari sketsa sederhana, warna dasar, lalu pelan-pelan tambahin detail. Semakin sering latihan, lukisan kucing cat air kamu bakal makin hidup dan punya karakter sendiri.

