Mawar kalimantanku rimbun banget.. padahal waktu awal dipindah media tanam hampirrr mitonggg 🥹
Pengalaman merawat mawar Kalimantan memang memerlukan perhatian khusus, terutama saat pemindahan media tanam. Saya pernah mengalami situasi hampir mitong atau hampir mati saat awal memindahkan tanaman ini, tapi dengan beberapa langkah yang tepat, tanaman akhirnya tumbuh sangat rimbun. Pertama, penting untuk memperhatikan media tanam yang digunakan. Media yang ideal adalah yang memiliki drainase bagus dan cukup lembap tanpa membuat akar tergenang air. Saya biasanya mencampur tanah taman dengan kompos dan sedikit pasir agar tanah tetap porous dan kaya nutrisi. Selanjutnya, jangan lupa untuk menempatkan mawar di tempat yang mendapatkan sinar matahari cukup, sekitar 5-6 jam sehari. Mawar Kalimantan memang membutuhkan cahaya yang cukup untuk proses fotosintesis maksimal. Selain itu, pemupukan rutin dengan pupuk organik cair juga sangat membantu merangsang pertumbuhan daun dan bunga. Saya melakukan pemupukan setiap 2 minggu sekali selama musim tumbuh. Saat perawatan sehari-hari, perhatikan juga kondisi daun dan batang untuk mengantisipasi serangan hama atau penyakit. Pemangkasan ringan pada cabang yang sudah tua atau kering juga turut mendorong pertumbuhan tunas baru. Dengan kesabaran dan konsistensi perawatan tersebut, mawar Kalimantan Anda tidak hanya bertahan, tetapi bisa terlihat rimbun dan sehat, seperti yang saya alami. Jadi, jangan ragu mencoba langkah-langkah ini untuk hasil yang optimal dan memuaskan.