Biasanya masalah make up crack, cakey, longsor dll disebabkan karena skinprepnya yang kurang..... jadi optimalkan skinprep di awal sebelum make up, lanjut gunakan layering teknik di slide tiga biar make up mu makin tahan lamaaaa.... Selamat mencobaaaa 🩷🩷🩷🩷#Tipsmakeup#skinprep#makeupcrack#makeuplongsor#tipsmua
2025/12/7 Diedit ke
... Baca selengkapnyaAku sempat bingung waktu orang pada bilang “make up kamu nge crack”, karena dulu aku sendiri nggak paham ngecrack artinya dalam make up itu apa. Setelah sering coba-coba dan belajar, ternyata make up crack adalah kondisi ketika foundation, cushion, atau complexion kelihatan pecah-pecah, nyangkut di garis senyum, bawah mata, atau jidat, jadi teksturnya nggak mulus dan kayak retak.
Biasanya make up ngecrack ini muncul beberapa jam setelah dandan. Di kulit kering, crack-nya kelihatan kayak bedak numpuk dan nempel di dry patches. Di kulit berminyak, make up longsor, geser ke mana-mana, lalu di area garis malah pecah. Jadi nge crack itu tanda kalau skinprep dan teknik pemakaian produk kita belum pas.
Dari pengalamanku, ada beberapa penyebab utama make up crack:
1. **Skin preparation kurang maksimal**. Kulit belum benar-benar bersih, kurang lembap, atau skip toner dan serum. Padahal, kulit yang kurang hidrasi bikin foundation susah nempel.
2. **Salah pilih moisturizer**. Kulit berminyak pakai krim terlalu rich bisa bikin make up gampang longsor. Kulit kering pakai pelembap yang terlalu ringan bikin make up patchy dan crack.
3. **Kebanyakan layer tebal**. Suka ngira makin tebal makin nutup, padahal malah bikin complexion berat, gampang pecah ketika wajah gerak atau berkeringat.
4. **Nggak pakai atau salah primer**. Primer itu bantu samarkan pori dan tekstur. Kalau pori besar nggak dipersiapkan, foundation bisa ngumpul dan kelihatan retak-retak.
5. **Set wajah dengan bedak yang kurang pas**. Bedak terlalu tebal atau teksturnya kering banget juga memicu cracking, terutama di bawah mata dan smile lines.
Supaya nggak make up ngecrack lagi, aku sekarang selalu mulai dari **skin preparation**: pembersih wajah, toner untuk hidrasi, serum yang ringan, pelembap yang sesuai jenis kulit, dan pasti pakai tabir surya di pagi/siang hari. Kulit yang lembap itu kayak “kanvas” halus, jadi complexion lebih nempel dan rata.
Setelah skinprep, aku lanjut pakai **layering teknik** ala MUA: semprot serum spray atau setting spray tipis dulu, lanjut primer di area pori besar dan garis halus, baru pakai liquid complexion (cushion atau foundation) tipis-tipis, di-build pelan. Setelah itu baru kunci dengan bedak tabur dan setting spray lagi. Di aku, urutan ini benar-benar ngurangin make up crack dan bikin hasilnya kelihatan lebih menyatu kayak kulit.
Intinya, kalau kamu masih suka panik karena make up crack atau longsor, cek lagi: sudah skinprep benar belum, produk kamu terlalu berat atau kering nggak, dan cara layering-nya sudah tipis-tipis atau masih dempul tebal. Pelan-pelan dibenerin, nanti kelihatan kok bedanya di hasil akhir dan ketahanan make up seharian.