Menjelang upacara adat manten jawa muslim
PROMO 🔥🔥🔥 PAKET WEDDING
_______________________________
Haii calon pengantin dhenoq yg ada di smg dsktrnya
- konsultasi wedding gratis
- koleksi kebaya2 terbaru
Wujudkan hari bahagiamu menjadi moment yg special & tak terlupakan 🥰🫶
• DHENOQ_MAKEUP •
Mua Semarang & Wedding Organizer
_______________________________________
MUA , Wedding package, Foto Video
Tenda alat pesta, Decoration
Solo organ entertaint, Mc , Catering
Wa.me/6285600680712
Wwwinstagram.com/dhenoq_makeup
BOOK YOUR WEDDING NOW
Ask :
______________________________________________
Wa : 085600680712IG
IG : @dhenoq_makeup
Fb : Dhenoq Rias & Rias Pengantin Dhenoq
🕹: MUA SEMARANG Dhenoq Rias pengantin
Jl. Sedayu melati E1 rt2/1 Shima Regency Bangetayu smg
______________________________________________
#makeup#makeupcourse #weddingmakeup
#pricelistwedding #pricelistakad
Sebagai MUA Semarang yang sering dipercaya untuk rias manten Jawa muslim, aku sering banget lihat langsung gimana kuatnya pengaruh agama Islam dalam upacara adat di Indonesia, khususnya di Jawa. Kalau di pelajaran sekolah biasanya muncul soal “salah satu pengaruh agama islam dalam bidang budaya di indonesia tampak pada penyelenggaraan upacara adat. beberapa jenis upacara adat tersebut ditunjukkan oleh pilihan ...”, nah di lapangan itu kerasa banget dari detail kecil sampai prosesi besarnya. Misalnya dalam adat manten Jawa, dulu sebelum Islam masuk, banyak prosesi yang bernuansa kepercayaan lokal. Setelah Islam berkembang, upacara adatnya masih dipertahankan, tapi disesuaikan dengan ajaran Islam. Contoh paling kelihatan tentu saja adanya akad nikah secara Islam dengan penghulu, wali, dua saksi, dan ijab kabul dalam bahasa Indonesia atau Arab. Akad ini jadi pusat acara, sedangkan prosesi adat Jawa seperti siraman, midodareni, panggih, atau sungkeman jadi pelengkap yang memperindah momen. Di acara yang sering aku handle, biasanya rangkaian upacaranya begini: - Siraman: calon pengantin dimandikan oleh orang tua dan sesepuh sambil dibacakan doa-doa Islami. Airnya dicampur bunga, tetap ada unsur tradisi Jawa tapi doa dan niatnya sesuai syariat. - Midodareni: malam sebelum akad, keluarga berkumpul, tapi sekarang banyak disisipkan pengajian, pembacaan doa bersama, kadang tahlil atau pembacaan sholawat. - Akad nikah: ini murni prosesi Islam, dilakukan di masjid, rumah, atau gedung. Biasanya diawali dengan khutbah nikah dan diakhiri doa. - Resepsi dan panggih: pengantin tetap memakai kebaya, beskap, paes Jawa, tapi musiknya bisa dipilih yang islami atau campuran, misal ada rebana, hadroh, atau solo organ yang nggak berlebihan. Selain manten, pengaruh Islam pada upacara adat juga kelihatan di acara lain seperti syukuran kelahiran (aqiqah), khitanan, selametan, atau tahlilan. Secara budaya masih ada adat lokal, tapi inti acaranya doa bersama menurut ajaran Islam. Jadi kalau ditanya di sekolah jenis upacara adat yang menunjukkan pengaruh Islam, bisa contohnya: upacara perkawinan adat yang disertai akad nikah Islam, upacara kelahiran dengan aqiqah, atau khitanan yang dibalut adat daerah. Dari sisi aku sebagai wedding organizer dan MUA, penyesuaian ini juga kelihatan di pilihan busana. Banyak calon pengantin yang minta kebaya terbaru tapi tetap sopan, hijab rapi, dan konsep dekorasi yang elegan tapi tidak berlebihan. Jadi, buat kamu yang lagi nyusun materi atau lagi belajar tentang pengaruh Islam dalam budaya, acara manten Jawa muslim di Semarang dan sekitarnya ini bisa banget dijadikan contoh nyata bagaimana agama dan adat bisa jalan bareng tanpa saling menghapus.
