... Baca selengkapnyaPas nyusun konsep pernikahan, aku sempat bingung banget soal riasan dan hiasan wajah pengantin. Apalagi aku pengin tetap pakai adat Jawa yang ada paes di dahi, tapi look‑nya tetap fresh dan cocok sama konsep dekor dan gaun. Di Semarang sendiri, rias pengantin adat Jawa itu masih favorit, terutama buat akad maupun resepsi yang nuansanya tradisional modern.
Salah satu hal yang paling aku perhatiin adalah bentuk paes di wajah. Paes itu ternyata ada beberapa gaya, dan tiap MUA biasanya punya ciri khas sendiri. Aku pilih gaya paes yang nggak terlalu tebal tapi tetap tegas, jadi karakter wajahku masih kelihatan lembut. Ditambah hiasan melati di rambut dan sanggul, hasilnya langsung kerasa banget aura pengantinnya. Kalau kamu lagi cari ide hiasan wajah, jangan ragu minta contoh foto sebelum dan sesudah ke MUA biar kebayang hasil akhirnya.
Untuk riasan mata dan bibir, aku minta yang bikin wajah kelihatan segar tapi nggak berlebihan, karena aku pakai gaun biru berhias yang cukup mencolok. Nuansa biru di kuku dan detail gaun ternyata bisa selaras banget sama riasan tradisional Jawa asalkan tone makeup‑nya pas. Jadi tips dari aku, cocokkan dulu warna busana dengan konsep riasan, jangan sampai tabrakan.
Kalau kamu mengusung pernikahan adat Semarang atau Jawa, seru juga kalau dikasih sentuhan budaya lain di dekor atau souvenir. Misalnya, ada yang suka pakai unsur punakawan seperti Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong sebagai simbol kesederhanaan, kebijaksanaan, dan kegembiraan dalam rumah tangga. Nggak harus heboh, bisa sekadar gambar kecil di undangan, backdrop photobooth, atau ilustrasi lucu di kartu ucapan. Detail kecil begini bikin pernikahanmu lebih berkarakter dan berasa "ini banget".
Soal paket wedding Semarang, sekarang banyak vendor yang udah satu paket: rias pengantin adat Jawa (plus paes), busana, melati, sampai dekor dan dokumentasi. Saran aku, pas tanya harga jangan cuma fokus di murahnya, tapi cek juga apa aja yang termasuk: berapa kali ganti baju, touch up selama acara, sampai pilihan model paes dan hiasan kepala. Aku pribadi lebih nyaman pakai vendor yang terbuka soal detail biaya, jadi nggak kaget di belakang.
Intinya, kunci milih riasan dan hiasan wajah pengantin adalah komunikasi sama MUA. Tunjukkan foto referensi, jelaskan mau seberapa tebal, dan sesuaikan dengan adat pernikahan Semarang yang kamu pilih. Dengan begitu, kamu bisa dapat look pengantin adat Jawa yang anggun, paes rapi, melati wangi, dan semua elemen pernikahan terasa menyatu dari ujung kepala sampai ujung kuku.