Diagnosa yang saya dapatkan
Diagnosa yang saya dapatkan adalah Eksotropia Intermiten, yang mana kondisi mata di mana salah satu atau kedua mata sesekali menyimpang ke arah luar (ekso-deviasi), tetapi di waktu lain mata dapat melihat lurus ke depan. Kondisi ini sering disebut juga sebagai "mata berkelana". Eksotropia intermiten adalah jenis strabismus (ketidaksejajaran mata) yang paling umum, terutama pada anak-anak.
Mata bisa terlihat menyimpang keluar, terutama saat lelah, sakit, atau melamun, atau saat melihat jarak jauh.
Rumah Sakit Mata JEC @ Kedoya merupakan salah satu fasilitas kesehatan mata yang terpercaya di Jakarta. Saat melakukan pemeriksaan di sini, saya merasakan suasana yang nyaman dan peralatan canggih yang membantu dokter mendiagnosa dengan tepat. Bagi saya yang penyandang autisme, periksa mata bisa jadi tantangan tersendiri, terutama saat berhadapan dengan mesin pemeriksaan yang baru dan menarik perhatian. Namun, staf di JEC sangat sabar dan berusaha membuat proses pemeriksaan menjadi menyenangkan dan nggak menakutkan. Selain diagnosis Eksotropia Intermiten yang saya dapatkan, penting diketahui bahwa kondisi ini biasanya muncul saat mata sedang lelah atau fokus pada jarak jauh. Dokter juga memberikan penjelasan rinci tentang langkah-langkah pengobatan dan perawatan yang bisa saya jalani. Bagi yang juga mengalami masalah mata seperti saya, saya sangat merekomendasikan JEC Kedoya sebagai tempat konsultasi. Pengalaman saya membuktikan pelayanan mereka profesional dan lingkungan klinik sangat mendukung untuk pasien dengan kebutuhan khusus seperti saya. Jangan ragu untuk cek mata di sini jika ingin mendapatkan diagnosis yang akurat dan penanganan terbaik.
















































