... Baca selengkapnyaSelain seblak Indomie krupuk, aku juga sering bikin seblak aci kalau lagi pengen yang lebih kenyal dan ngenyangin. Menurutku, tekstur aci yang kenyal bercampur kuah pedas oranye kemerahan itu nagih banget, apalagi dimakan panas-panas.
Biasanya aku pakai aci yang bentuknya kecil-kecil atau tahu aci. Kalau mau hemat, bisa juga bikin sendiri dari tepung tapioka (aci), tepung terigu sedikit, garam, kaldu bubuk, dan daun bawang. Adonannya dibentuk kecil-kecil, direbus dulu sampai mengapung, baru nanti dimasukkan ke kuah seblak.
Bumbunya mirip sama seblak Indomie krupuk: cabe merah keriting, cabe setan biar pedas nendang, bawang putih, dan kencur yang agak banyak supaya wangi khas seblaknya keluar. Semua dihaluskan, kemudian ditumis sampai matang dan harum. Setelah itu baru tambahkan air secukupnya, bumbu penyedap, gula, dan sedikit garam. Tunggu sampai kuahnya mendidih.
Setelah kuah siap, aku masukin aci yang sudah direbus tadi. Kalau suka, bisa ditambah kerupuk juga biar ada tekstur beda: aci kenyal, kerupuk lembek, dan mie instan kalau mau dikombinasi. Kadang aku juga pecahin telur langsung ke kuah, diaduk pelan sampai jadi telur orak-arik seperti di seblak Indomie krupuk yang lagi dimasak di wajan besar.
Tips dari pengalamanku, kalau pakai kerupuk untuk seblak aci, rendam dulu kerupuk dengan air panas sebentar supaya lebih cepat empuk di kuah. Jangan terlalu lama juga biar kerupuknya nggak hancur. Untuk tingkat pedas, tinggal atur jumlah cabe setan. Kalau makan bareng keluarga yang nggak kuat pedas, aku biasanya pisahin: kuah dasar nggak terlalu pedas, cabe tambahan disajikan terpisah.
Seblak aci ini enak dimakan kapan aja, apalagi pas hujan. Porsinya juga bisa diatur: kalau mau jadi pengganti makan berat, tinggal tambah mie instan, telur dua butir, dan kerupuk yang banyak. Rasanya mirip seblak Indomie krupuk pedas, tapi lebih lengkap karena ada acinya. Praktis, murah, dan bisa dimodif sesuai selera masing-masing di rumah.