BONGKAR INSECURE! IRT WAJIB TAHU INI! 🤫🔑

Hii hii Lemonade Lemon8IRT para IRT strong! 💪

Kadang, di balik senyum dan rumah yang rapi, ada rasa insecure yang kita simpan rapat-rapat, ya kan?

#JujurAja di usia 27-an ini, tekanan sosial itu berat banget! 😥

​Aku mau buka-bukaan, ini 3 Curhatan Insecurity Paling Relate yang sering aku rasakan sebagai IRT. Kalau kamu juga merasakannya, itu wajar, dan kamu tidak sendirian! Yuk, kita hadapi bareng-bareng! 💖

Terima kasih sudah membaca curhatan ini sampai habis! Kamu tidak sendiri. Aku harap kamu bisa merasa lebih lega setelah ini.

​SAVE & SHARE ini buat teman IRT-mu yang #WajibTau dan mungkin sedang butuh dukungan! Komen di bawah, dari 3 curhatan tadi, mana yang paling kamu rasakan? Kita saling kuatkan ya! 👇💔

#KeseharianKu #IRTAwards #sabtusantai

2025/10/11 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSebagai wanita dan IRT, kadang kita cuma butuh tempat buat curhat tanpa dihakimi. Aku pribadi sering ngerasa, kok hidup aku gini‑gini aja, padahal liat curhatan wanita lain di sosmed tuh keliatan “wah” semua. Tapi makin ke sini aku sadar, nggak semua yang kelihatan di layar itu sama dengan kenyataan. Salah satu hal yang paling sering bikin aku insecure adalah perasaan gagal di usia 27 tahun. Apalagi kalau lagi scroll dan lihat IRT lain yang keliatan kayak sultan: rumah besar, liburan terus, badan langsing, kulit glowing. Di situ aku sering nanya ke diri sendiri, “Aku ini udah ngapain aja sih selama ini?” Padahal kalau dipikir lagi, setiap hari kita bangun paling pagi, tidur paling malam, ngurus rumah, anak, dan suami. Itu semua juga bentuk kerja keras, cuma bedanya nggak ada slip gaji dan tepuk tangannya. Ada juga fase di mana aku takut banget suami nggak setia karena ngerasa udah nggak glow up kayak dulu. Rambut sering diikat sembarangan, baju itu‑itu aja, skincare kadang lupa. Sampai akhirnya aku cobain solusi yang simpel: rawat diri 5–10 menit sehari tanpa ngerasa bersalah. Misalnya mandi lebih pelan sambil maskeran murah meriah, pakai baju yang bikin nyaman tapi rapi, atau cuma sekadar pakai parfum sebelum suami pulang. Ternyata efek ke rasa percaya diri lumayan besar, dan itu kerasa dalam cara aku ngobrol sama suami. Curhatan wanita lain yang sering aku dengar juga soal “value” IRT. Capek banget tiap denger orang ngomong, “Cuma di rumah doang, enak dong, nggak kerja.” Padahal secara mental, jadi IRT itu bisa sangat melelahkan. Biar nggak terus ke-trigger, aku mulai ubah mindset pelan‑pelan. Aku tulis semua tugas harian di buku kecil: masak, nyuci, nyetrika, dampingi anak belajar, beresin rumah. Waktu lihat daftarnya, aku sadar: oh, ternyata aku produktif juga. Dari situ aku mulai berani bilang ke diri sendiri, “Aku bukan cuma IRT, tapi manajer rumah tangga.” Hal lain yang membantu aku adalah mulai hobi kecil yang bikin hati senang. Nggak harus yang langsung menghasilkan uang. Bisa sesimpel baca buku sebelum tidur, menulis curhatan wanita di aplikasi kayak gini, belajar foto pakai HP, atau belajar resep baru. Hobi ini bikin aku punya identitas selain “istri” dan “ibu”, jadi aku merasa punya dunia sendiri yang bikin semangat. Kalau kamu juga sering ngerasa insecure, coba pelan‑pelan kurangi kebiasaan membandingkan. Kalau perlu, unfollow akun yang tiap dilihat malah bikin sesak di dada. Ganti dengan akun yang isinya realistis, jujur, dan bisa bikin kamu merasa ditemani. Ingat, panggung depan orang lain nggak bisa dibandingkan dengan panggung belakang kita. Kamu yang lagi baca ini, entah sesimple apa harimu, tetap sudah hebat. Jangan remehkan perjuanganmu sendiri.

16 komentar

Gambar azzahra
azzahra

bener sekali kak insecure datang karena terlalu membandingkan sama orang lain

Lihat lainnya(1)
Gambar Wiwie_Astien
Wiwie_Astien

penyakit aku kak.. selalu Insecure dan minder dgn pencapaian saudara dan temen. selalu ngerasa, udah usia segini kok aku cm kaya gini ya... gitu kak.. 🥺🥺

Lihat lainnya(3)