Mulai 18 Juni 2026, konten kreator yang menjalankan akun media sosial sebagai usaha dan memperoleh penghasilan dari endorse, iklan, atau sponsorship wajib memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) karena aktivitasnya dianggap sebagai usaha.
Alasan Pemerintah
Pemerintah menambahkan konten kreator ke dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 untuk memberi payung hukum dan mengklasifikasikan usaha digital sebagai bagian resmi ekonomi.
Cara Mendapatkan NIB
NIB dapat diajukan secara gratis melalui sistem OSS (Online Single Submission); cukup isi data usaha, pilih kode KBLI yang sesuai, dan proses verifikasi selesai dalam beberapa hari kerja.
Manfaat NIB untuk Kreator
Dengan NIB, kreator dapat lebih mudah melakukan kerja sama resmi dengan brand, mengajukan invoice, membuka rekening bisnis, serta mengakses pembiayaan dan program pendanaan yang biasanya hanya tersedia bagi pelaku usaha terdaftar.
Batasan dan Pengecualian
Kewajiban NIB berlaku bagi kreator yang sudah memonetisasi konten secara rutin; kreator yang masih bersifat hobi atau belum menerima penghasilan tidak terkena aturan ini.
6/18 Diedit ke
... Baca selengkapnyaSebagai seorang konten kreator, saya semakin menyadari pentingnya memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) terutama setelah pemerintah resmi menetapkan kewajiban ini mulai 18 Juni 2026. Aturan ini menganggap aktivitas konten kreator sebagai bagian dari usaha digital yang perlu legalitas dan pengakuan formal dalam ekonomi Indonesia.
Saya pribadi awalnya merasa proses pengurusan NIB cukup mudah dan efisien karena menggunakan sistem OSS (Online Single Submission) yang gratis dan cepat. Cukup mengisi data usaha secara online dan memilih kode KBLI yang sesuai, dalam beberapa hari kerja pengajuan sudah selesai. Hal ini sangat membantu, terutama bagi kreator yang ingin memperluas kerja sama dengan brand secara resmi.
Manfaat memiliki NIB sangat terasa. Dengan nomor ini, saya jadi lebih percaya diri mengajukan invoice dan membuka rekening bisnis khusus. Tidak hanya itu, NIB juga membuka akses ke berbagai program pendanaan dan pembiayaan yang biasanya hanya diperuntukkan bagi pelaku usaha terdaftar. Ini merupakan peluang besar untuk mengembangkan skala usaha konten saya.
Namun, perlu dicatat aturan ini hanya berlaku bagi kreator yang sudah rutin memonetisasi konten mereka. Bagi yang masih membuat konten sebagai hobi dan belum menerima penghasilan, kewajiban memiliki NIB belum berlaku, sehingga kreator pemula masih punya ruang berkembang tanpa tekanan administratif.
Mengikuti perkembangan regulasi seperti ini menurut saya sangat penting agar usaha konten kreator tetap aman dan terhindar dari sanksi. Di sisi lain, pengakuan usaha digital oleh pemerintah memberi arah jelas bagi para kreator untuk bisa lebih profesional dan berkembang secara berkelanjutan dalam ekosistem ekonomi digital yang terus tumbuh.