3,9 Tahun menurutku udah CUKUP!!🙂
Hai Lemonades🍋
Sebenarnya sejak aku putus pada tanggal 15 Mei tahun ini, aku tuh masih ngarep dia balik ke aku. Sampai dia ngajak VC untuk ya sebagai "hadiah" katanya wkwkwk
Sebenernya dari itu aja udh salah ya HAHA nerima dia lagi berharap sesuatu yang pada akhirnya lagi lagi ngga ada hasilnya gitu.
Sejak Juni-Oktober awal aku berhubungan dengan dia tanpa status, tetapi mempunyai komunikasi seperti layaknya orang pacaran.
Kalau Diinget inget beneran menghabiskan waktu sih, setelah apa yang aku lalui demi dia, nangis-nangis demi dia kayanya emng bener² ngga worth it untuk ditunggu aja,...
dan pada beberapa hari yang lalu aku memutuskan untuk bener-bener lepas dari dia karena sebelum itu dia ngelacak hp aku dari jarak jauh, tanpa seizin aku, karena dia aku blok... kenapa aku blok? aku ingin merasakan dia tidak menerima benefit apapun dari aku termasuk sharelock. Saat itu aku memang menolak untik sharelock karena aku ingin dia semakin semangat mencari kerja, setidaknya hari itu dia bekerja apapun tidak diam dirumah.
Tapi pengertian dia salah, akhirnya dia melacak dan menerorku aku semakin ilfeel dan ya, pada akhirnya dia memutuskan untuk menyerah padaku dan berakhir.
semoga aku tidak dipertemukan lagi sama seseorang kaya dia🤣
Rutinitasku sekarang ya hapus²in memori kita, dengan tidak meneteskan air mata tentunya mengingat² bagaimana dia tidak memilihku dalam beberapa keadaan🤭
Byee!! Hahaha...
gmn menurut kalian? ada yang ngalamin life after break up juga?
Menghadapi putus cinta setelah menjalani hubungan selama hampir 4 tahun memang bukan hal yang mudah. Banyak orang yang mengalami dilema serupa, terutama ketika masih ada perasaan berharap pasangan kembali seperti masa lalu, walau sebenarnya itu bisa menjadi beban emosional yang terus menghantui. Dalam perjalanan move on, penting untuk mengenali batasan diri dan menentukan kapan kita harus benar-benar melepas masa lalu demi kebaikan mental dan kebahagiaan pribadi. Salah satu tahap yang sering dialami adalah komunikasi tanpa status yang membuat perasaan menjadi tidak jelas dan berlarut-larut. Hubungan semacam ini biasanya membuat seseorang berada dalam situasi menunggu tanpa kepastian, sehingga menguras energi emosional. Kondisi seperti itu memang bikin kita merasa habis waktu dan air mata, tapi sadarilah bahwa merebut kembali kendali atas hidup kita sangatlah penting. Masalah privasi juga menjadi faktor penting dalam proses move on. Seperti pengalaman diteror dengan pelacakan hp tanpa izin, hal tersebut bisa menambah beban dan memperburuk kondisi psikologis. Memblokir dan menjaga jarak menjadi langkah penting untuk melindungi diri sendiri dan menetapkan batasan sehat dalam hubungan pasca putus. Untuk melanjutkan hidup, cobalah untuk secara perlahan menghapus jejak digital dan memori yang mengaitkan dengan mantan, seperti menghapus foto-foto bersama dan chat lama. Meskipun mungkin terasa berat di awal, tindakan ini sangat membantu mengurangi rasa sakit dan membantu kita fokus pada diri sendiri. Selain itu, jangan ragu mencari kegiatan baru atau mengembangkan hobi sehingga pikiran kita teralihkan dan hati menjadi lebih kuat. Kunci dari proses pemulihan ini adalah menerima kenyataan bahwa seseorang yang dulu pernah menjadi bagian hidup tidak lagi memilih kita dalam beberapa keadaan. Ini bukan akhir dari segalanya, melainkan awal dari babak baru yang lebih baik dan penuh harapan. Tidak ada salahnya juga untuk berbagi cerita dengan teman atau komunitas yang mengerti, sehingga kita tidak merasa sendirian menghadapi masa sulit. Bagi kalian yang juga mengalami life after break up, semoga kisah ini bisa menjadi inspirasi bahwa melepas dan memulai kembali itu adalah langkah tepat untuk menuju kebahagiaan sejati. Ingatlah selalu untuk memprioritaskan diri sendiri dan berani melangkah maju tanpa beban masa lalu.


dulu banget banget yaaa 😂 aku yang diajak break sama mantan , alasannya pengen serius kerja(casual) sama sekolah dia oke aku terima sampe nangis nangis pas lagi gempa pulak , pas liat FB nya dulu malah pacaran samaorang lain yowis aku move on kuhapusin semua , ku blokir semua sosmed nya , eh pas aku mulai move on udah punya pacar akunya dia ngehubungin sampe aku lupa suaranya , ngajak ketemu dan dia tau aku udah punya pacar karena dengan beraninya dia liatin hape galeri aku , tapi aku malah diem anehnya , disana aku judes jual mahal karena gakmau dilubang yang sama , pas pulang aku masih judesin dia tegasin kalo aku gakmau sampe balikan sama dia dia merhatiin aku dari jauh dan yah udah sampe sana ceritanya , 😂