Daily Skincare Bayik Anti Mubadzir dan Terjangkau
Halo Lemonbabes 🍋
Mungkin aja disini ada ibu baru yg lagi mempersiapkan perintilan bayik, yuk mari merapat!
Kalo minyak telon sebenernya ter paling-paling itu punya Habbie, tapi sayang varian yang aku suka No. 14 sekarang dah discontinued 🥲
Jadi sekarang lebih pilih skincare yg mudah didapetin aja dan yang harganya lebih terjangkau kayak gini. Itungannya lumayan compact sih skincare anakku karena gak ada keluhan kulit sensitif / special case lainnya, udah gak perlu diragukan lagi ya dah bolak-balik repurchase sampe anakku umur 4th. Kalo kalian penyuka wangi segar tahan lama seharian bisa kalian coba yaa..
Adakah skincare diatas yang jadi andalanmu juga? Yuk sharing sama aku 😁
#PerasaanKu #TentangKehidupan #IRTAwards #TipsLemon8 #skincarebayi
Sebagai ibu, aku dulu sempat bingung banget bedain mana haslin bayi (kulit bayi yang sehat tapi masih adaptasi) dan mana yang sudah masuk kategori masalah kulit. Awal-awal punya bayi, aku kira setiap kemerahan itu harus pakai krim khusus. Lama-lama, setelah konsultasi ke dokter dan coba beberapa produk, aku sadar kalau kuncinya justru di skincare harian yang simpel dan nggak berlebihan. Kulit haslin bayi biasanya masih tipis, gampang merah kalau kepanasan, dan kadang agak kering di beberapa area. Di fase ini, aku lebih fokus ke produk basic: sabun yang lembut, pelembap atau lotion ringan, dan minyak telon untuk bantu hangatkan badan. Sabun bayi aku pilih yang bebas SLS keras dan wanginya lembut, karena pengalaman dulu pakai sabun yang terlalu wangi bikin kulit anakku agak kering dan ketarik. Minyak telon juga jadi andalan, tapi aku tetap perhatiin tekstur dan wanginya. Ada yang terlalu menyengat, dan itu kadang bikin bayi jadi rewel. Sekarang aku cari yang hangatnya pas dan nggak bikin kulit iritasi. Buat yang punya kulit haslin bayi, aku saranin selalu patch test dulu di sedikit area, misalnya di paha, dan lihat reaksi dalam 24 jam. Untuk lotion dan cologne bayi, aku sekarang pegang prinsip "anti mubadzir": beli ukuran kecil dulu, lihat cocok atau nggaknya di kulit dan di hidung (bau yang terlalu kuat kadang ganggu). Kalau sudah ketemu yang pas, baru berani beli ukuran besar. Anak aku suka banget wangi segar yang tahan lama seharian, jadi aku pilih cologne bayi yang klaimnya soft dan fresh, bukan yang super kuat. Tabir surya atau sunscreen bayi aku mulai pakai setelah anak agak besar dan sering main di luar rumah. Penting banget buat kulit haslin bayi yang gampang kemerahan kalau kena matahari. Aku cari sunscreen khusus bayi atau anak dengan SPF yang cukup, teksturnya ringan, dan nggak ninggalin white cast berlebihan. Biasanya kupakai di wajah dan tangan kalau mau keluar lama. Pelajaran paling kerasa: nggak semua produk bayi di rak toko harus dibeli. Cukup punya beberapa hal yang benar-benar dipakai harian dan cocok di kulit anak. Kalau ragu sama kondisi kulit haslin bayi, aku selalu balik ke dokter anak atau dokter kulit buat pastikan itu masih normal atau perlu penanganan khusus. Dengan cara ini, skincare bayi di rumah jadi lebih terarah, anti mubadzir, dan tetap ramah di kantong. Kalau kamu punya tips atau produk andalan buat kulit haslin bayi, share juga ya, siapa tahu bisa jadi referensi ibu-ibu lain yang lagi bingung mulai dari mana.




farfum sih 👍🥰aku juga pake yg warna hijau & biru 🥰