Pergi
Jangan lihat kebelakang kawan
Dia tidak akan kembali
Bukan kamu yang dia tunggu
Melangkahlah ke depan
Dari puisi singkat berjudul 'Pergi', saya belajar bahwa terkadang penting untuk melepaskan masa lalu dan fokus pada masa depan. Kita sering kali merasa sulit untuk berhenti memikirkan seseorang atau situasi yang telah berlalu, tetapi puisi ini mengingatkan kita bahwa menatap ke depan adalah langkah terbaik. Sebagai seseorang yang pernah mengalami perpisahan dan perubahan besar, saya menyadari bahwa berharap pada sesuatu yang sudah tiada hanya menghambat kemajuan. Dengan belajar menerima kenyataan dan berani melangkah ke depan, saya menemukan kekuatan baru dan kesempatan untuk tumbuh. Dalam perjalanan ini, saya juga terinspirasi dari berbagai tempat yang menyegarkan pikiran dan memberikan kedamaian, seperti air terjun Bukit Wawasan atau sesi yoga di Lovina, yang bisa menjadi cara alternatif untuk menguatkan mental dan fisik saat menghadapi tantangan hidup. Menggali pengalaman pribadi dan mengunjungi tempat-tempat seperti Mr DIY Bukit Indah atau Asiatique The Riverfront juga membantu saya mengalihkan perhatian dan memulai babak baru dengan penuh semangat. Puisi ini, walaupun sederhana, sangat relevan untuk siapa saja yang ingin melepaskan apa yang sudah berlalu dan memulai dengan langkah yang lebih mantap.

