Pada Paris Fashion Week Spring/Summer 2026, sorotan tertuju pada pertunjukan Saint Laurent. Di antara para selebritas yang hadir, terdapat Rosé, vokalis BLACKPINK yang telah lama menjadi global ambassador Saint Laurent untuk fashion dan beauty. Mengenakan gaun satin biru muda, ia diperkirakan akan tampil bersinar sebagai salah satu perwakilan terpenting merek tersebut.
Namun kontroversi muncul ketika ELLE UK mengunggah foto grup yang menampilkan Hailey Bieber, Zoë Kravitz, dan influencer Debbie Han. Dalam foto asli yang dipublikasikan oleh W Magazine, Rosé berdiri bersama mereka. Tetapi dalam editan ELLE, ia justru sepenuhnya dipotong dari foto.
Insiden ini bukan satu-satunya hal yang menimbulkan tanda tanya. Dalam unggahan Instagram Charli XCX dari acara yang sama, Rosé tampak jelas berada di bagian bayangan, sementara orang lain dalam foto tersebut lebih disorot dengan terang.
English
At Paris Fashion Week Spring/Summer 2026, all eyes were on the Saint Laurent show. Among the celebrities in attendance was Rosé, the BLACKPINK vocalist who has served as Saint Laurent’s global ambassador for both fashion and beauty. Dressed in a powder-blue satin look, she was expected to shine as one of the brand’s most important representatives.
But controversy erupted when ELLE UK posted a group photo featuring Hailey Bieber, Zoë Kravitz, and influencer Debbie Han. In the original photo, published by W Magazine, Rosé stood alongside them. Yet in ELLE’s edit, she was completely cropped out.
This wasn’t the only incident that raised eyebrows. In Charli XCX’s Instagram post from the same event, Rosé appeared noticeably pushed into the shadows, while others in the photo were more prominently highlighted.
Insiden penghapusan Rosé dari foto resmi ELLE UK saat acara Saint Laurent di Paris Fashion Week mengundang reaksi tajam dari penggemar dan publik. Foto asli yang dipublikasikan oleh W Magazine menampilkan Rosé berdiri bersama Hailey Bieber, Zoë Kravitz, dan influencer Debbie Han, menunjukkan kehadiran dan perannya yang penting dalam acara tersebut. Namun, dalam versi editan ELLE UK, sosok Rosé sepenuhnya dihilangkan, yang menimbulkan pertanyaan dan kecurigaan tentang motif di balik pengeditan tersebut. Selain itu, unggahan Instagram Charli XCX dari acara yang sama memperlihatkan Rosé tampak terpencil di bagian bayangan foto, sementara figur lainnya lebih disorot secara terang. Kejadian ini menambah kesan bahwa penyikapan terhadap Rosé kurang adil dan menimbulkan kesan bahwa dia diabaikan oleh selebritas lainnya di acara tersebut. Hal ini bahkan diperkuat oleh komentar-komentar dan diskusi di media sosial mengenai sikap para selebritas yang dianggap mengabaikan kehadiran Rosé, sebuah fenomena yang memicu kembali isu perlakuan terhadap artis wanita Asia di industri mode dan entertainment global. Rosé yang merupakan global ambassador Saint Laurent untuk fashion dan beauty, seharusnya mendapatkan penghormatan yang setara, mengingat perannya yang signifikan dalam mempopulerkan brand tersebut, khususnya di kalangan penggemar K-pop dan fashion internasional. Insiden pengabaian ini juga membuka diskusi lebih luas mengenai representasi dan inklusivitas dalam media serta dunia fashion, di mana pengaruh dan kontribusi seorang selebritas tidak boleh diabaikan demi kepentingan pemasaran atau estetika tertentu. Sebagai penggemar atau pengamat fashion, penting untuk menyadari bagaimana media dan brand besar menangani citra para artis di depan publik. Kontroversi ini menjadi pengingat bahwa penting bagi semua pihak untuk menghormati kehadiran dan kontribusi setiap individu tanpa diskriminasi, terutama di panggung sebesar Paris Fashion Week yang menjadi ajang prestisius bagi dunia fashion internasional.