... Baca selengkapnyaSelain ikatan emosional yang lebih kuat antara ibu dan anak, peran ibu dalam pengasuhan juga sangat berpengaruh terhadap perkembangan kepercayaan diri anak. Ketika anak diasuh langsung oleh ibu, mereka cenderung merasa lebih aman dan nyaman, sehingga lebih mudah mengelola emosi mereka dalam berbagai situasi sehari-hari. Ini berhubungan erat dengan kemampuan anak untuk membangun hubungan sosial yang sehat dengan teman sebaya dan orang-orang di sekitarnya.
Lebih jauh lagi, pengasuhan oleh ibu memungkinkan pemantauan proses tumbuh kembang anak yang lebih intensif dan akurat. Ibu secara alami lebih peka terhadap perubahan kecil pada kebiasaan anak, seperti pola makan, tidur, hingga cara menenangkan ketika sedang rewel atau stres. Hal ini sangat penting bagi perkembangan anak agar kebutuhan fisik maupun emosionalnya terpenuhi secara tepat waktu.
Stabilitas pengasuhan juga menjadi faktor krusial. Pengasuhan oleh ibu biasanya lebih konsisten dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan modern anak-anak, berbeda dengan pengasuhan oleh nenek yang mungkin karena usia lanjut lebih mudah lelah dan menggunakan pola asuh lama. Sementara pengasuh yang berganti-ganti dapat menyebabkan anak merasa tidak stabil dan kebingungan. Namun, peran nenek dan pengasuh tetap penting sebagai pendukung pengasuhan ibu, asalkan komunikasi dan pola asuh yang sama terjaga dengan baik sehingga anak mendapatkan pengasuhan yang optimal.
Kesimpulannya, meski nenek dan pengasuh bisa menjadi pendamping yang sangat membantu, kehadiran ibu adalah faktor utama yang mampu memberikan rasa aman, membuat anak lebih mudah mengelola emosi, meningkatkan rasa percaya diri, serta membangun hubungan sosial yang baik. Oleh karena itu, #SetujuGak kalau anak-anak lebih ideal diasuh langsung oleh ibu mereka sejak dini?