This Dunia is not My Home
Waktu pertama kali ketemu quote "THIS DUNYA IS NOT MY HOME, IT WAS NEVER MEANT TO HOLD MY SOUL, I’M RETURNING BACK TO ALLAH", aku langsung kebayang makna lagu "This World Is Not My Home" yang sering dibahas orang. Bukan cuma soal lirik yang indah, tapi pesan dalamnya yang bikin hati kerasa disentil. Buatku, arti dari "this dunya is not my home" itu simpel tapi dalam: dunia ini cuma tempat singgah, bukan tempat tinggal selamanya. Sama kayak pas kita numpang di rumah orang, pasti rasanya beda sama rumah sendiri. Hati itu baru benar-benar merasa utuh dan tenang "where my heart feels whole" kalau dekat dengan Allah. Jadi, tiap kali baca atau dengar kalimat ini, aku keingat lagi kalau apa pun yang ada di dunia ini sifatnya sementara. Kalau dikaitkan dengan makna lagu "This World Is Not My Home", biasanya liriknya cerita tentang seseorang yang merasa asing di dunia, karena tujuan akhirnya adalah kembali kepada Tuhan. Di versi Islamnya, kita bisa tarik ke makna bahwa kita semua akan "return to Allah". Jadi, apa pun yang kita kejar di dunia – entah itu harta, pujian, atau pencapaian – semuanya akan "fade". Tapi Allah akan selalu ada, "this dunya fades but Allah stays". Kadang kita terlalu keikat sama dunia: scroll media sosial terus membandingkan hidup, sedih kalau nggak punya ini-itu, atau overthinking soal masa depan. Padahal setiap "every loss leads His way" bisa jadi cara Allah ngarahin kita balik ke jalan-Nya. Kehilangan, kegagalan, atau rasa kosong itu sering kali jadi pintu hidayah. Dari situ aku belajar buat pelan-pelan "let go now, turn back home" ke Allah lewat doa, dzikir, dan perbaiki ibadah. Buat kamu yang lagi cari arti "this dunya is not my home" atau makna lagu dunia yang mirip dengan tema itu, coba tanya ke diri sendiri: apa yang sebenarnya bikin hati kamu tenang? Kalau ternyata jawabannya bukan materi, tapi rasa dekat sama Allah, berarti kamu juga lagi merasakan makna yang sama. Dunia ini penting, tapi bukan tujuan akhir. Kita tetap perlu usaha, kerja, belajar, dan menikmati nikmat Allah di dunia, tapi sambil sadar bahwa pada akhirnya kita akan kembali. Aku pribadi sekarang jadi suka jadikan kalimat ini sebagai pengingat harian. Saat lagi sedih atau terlalu kecewa sama sesuatu di dunia, aku ulangi dalam hati: "this dunya is not my home, I return to Allah". Rasanya kayak diingatkan lagi untuk nggak terlalu melekat pada apa yang Allah bisa ambil kapan saja, dan lebih fokus menyiapkan bekal pulang ke "rumah" yang sebenarnya.



































