Tapi ada Satu Fakta yang Menyedihkan
Sebagai seorang yang tumbuh dan hidup di lingkungan mayoritas Muslim, saya pernah merasakan pentingnya peran sholat lima waktu dalam membentuk karakter dan kedekatan kita dengan Allah. Namun, saya juga tidak dapat menutup mata terhadap fakta bahwa banyak di antara kita yang masih kesulitan untuk istiqamah dalam menjalankan ibadah sholat secara rutin. Data menunjukkan bahwa cuma sekitar 38,9% umat Islam di Indonesia yang menunaikan sholat lima waktu secara konsisten, dan lebih mengejutkan hanya 2% yang menjaga sholat dengan berjamaah. Hal ini tentu mengingatkan saya akan pentingnya tidak hanya menjalankan ibadah secara sadar tapi juga membangun niat dan kebiasaan yang kuat agar tidak mudah lalai. Dari pengalaman pribadi, yang membuat saya semakin sadar adalah ketika menghadiri kajian dan mendengar bahwa sholat adalah amalan pertama yang akan ditanya di hari kiamat. Jika sholat kita benar dan baik, maka amalan lainnya akan mengikuti. Sebaliknya, jika sholat kita kurang baik, maka besar kemungkinan akan berdampak pada kualitas amal ibadah lain. Saya pernah melewati masa-masa di mana sholat saya kurang khusyuk dan semangat. Namun, dengan mengikuti komunitas pengajian dan menguatkan niat hijrah, saya mulai belajar untuk lebih memperhatikan waktu sholat dan berusaha berjamaah di masjid. Rasanya ada ketenangan dan rasa aman yang tak tergantikan, apalagi jika bisa melakukannya bersama-sama. Meskipun masih ada godaan duniawi yang membuat kita lalai, saya percaya setiap usaha kecil untuk memperbaiki diri dan istiqamah menjaga sholat akan sangat berarti. Mari kita jujur pada diri sendiri dan bertanya, di posisi berapa kita saat ini? Apakah sudah rutin sholat lima waktu dan berjamaah? Semoga kita semua senantiasa diberikan kekuatan oleh Allah untuk menjaga ibadah sholat hingga akhir hayat. Karena sholat bukan hanya kewajiban, tetapi juga tiang agama yang menjadi pondasi segala kebaikan dalam hidup kita.
