Toner Itu Perlu Atau Tidak

Jawabannya: tergantung kebutuhan kulit kamu.

Toner bukan skincare wajib,

tapi pelengkap kalau basic skincare belum cukup.

✨ Contoh 1

Sudah pakai moisturizer tapi kulit masih terasa kering?

👉 Bisa tambah toner hidrasi.

✨ Contoh 2

Sudah pakai face wash – moisturizer – sunscreen (oil control),

tapi kulit masih cepat berminyak?

👉 Bisa tambah toner oil control.

✨ Contoh 3

Sudah nemu basic skincare yang cocok,

tapi ingin atasi komedo, kulit bertekstur,

atau sel kulit mati yang menumpuk?

👉 Bisa tambah toner exfoliasi.

Kesimpulan:

Toner itu pelengkap,

untuk memenuhi kebutuhan kulit

yang belum tercukupi dari

Face wash + Moisturizer + Sunscreen.

Kalau kebutuhan kulit kamu sudah terpenuhi,

👉 tidak wajib pakai toner.

Karena skincare itu soal kebutuhan,

bukan soal banyak-banyakan produk 🤍

✨ Mau nggak aku rekomendasiin toner yang cocok sama jenis kulit kamu?

👉 React 🫶 di postingan ini kalau mau yaa!

#beautytips #fypシ゚viral #kreatifitastanpabatas #viral #fypindonesia

1/25 Diedit ke

... Baca selengkapnyaPengalaman saya menggunakan toner benar-benar bergantung pada kondisi kulit saat itu. Misalnya, ketika musim kemarau dan kulit terasa sangat kering, saya menambahkan toner hidrasi ke dalam rutinitas saya setelah mencuci muka dan sebelum menggunakan moisturizer. Hasilnya, kulit saya terasa lebih lembap dan nyaman. Di sisi lain, saat kulit saya cepat berminyak terutama di bagian T-zone, saya memilih toner oil control. Toner jenis ini membantu mengurangi kilap berlebih tanpa membuat kulit saya kering atau iritasi. Saya juga pernah menggunakan toner yang mengandung exfoliator ringan untuk membantu mengurangi komedo dan memperhalus tekstur kulit. Namun, saya pastikan untuk tidak menggunakannya setiap hari agar kulit tidak terlalu terkelupas. Yang saya pelajari adalah bahwa toner bukanlah produk yang wajib untuk semua orang. Ini lebih sebagai pelengkap yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan kulit kita. Jika kamu sudah merasa kulit cukup terhidrasi, tidak berlebihan minyaknya, dan teksturnya halus, menggunakan toner mungkin tidak terlalu diperlukan. Saya juga menyadari pentingnya tidak menumpuk produk skincare jika tidak perlu. Skincare itu soal kebutuhan kulit, bukan soal memakai banyak produk sehingga malah bisa membuat masalah kulit. Akhirnya, saya menyarankan untuk mengenali jenis kulit dan masalah yang ingin kamu atasi terlebih dahulu sebelum memilih toner. Dengan begitu, kamu bisa memaksimalkan manfaat toner tanpa perlu merasa harus menggunakan semua jenis produk yang ada di pasaran. Semoga pengalaman ini bisa membantu kamu menentukan kebutuhan skincare dengan lebih tepat.