Gigi itu memiliki 3 lapisan
Lapisan pertama yang paling kuat adalah “enamel gigi”
Lapisan kedua “dentin gigi” apabila ini ter-ekspose maka gigi kamu akan terasa ngilu
Lapisan ketia “pulpa gigi” apabila bakteri sudah sampai ke tahap ini, maka gigi kamu harus dilakukan perawatan saluran akar.
🎥cr : @voka.io
Waktu pertama kali lihat ilustrasi penampang gigi dari samping, aku baru ngeh kalau struktur gigi itu mirip “rumah” bertingkat. Lapisan terluarnya adalah enamel gigi yang berwarna putih dan super keras, ini yang kita lihat saat senyum. Di bawahnya ada dentin gigi yang warnanya kuning dan lebih sensitif, lalu di bagian tengah ada pulpa gigi atau pulp chamber yang dipenuhi saraf dan pembuluh darah. Dari sinilah rasa sakit bisa menjalar kalau ada masalah. Banyak orang cuma tahu istilah gigi berlubang, tapi nggak kebayang sebenarnya lubang itu menembus lapisan mana. Selama lubang baru di enamel, biasanya belum terlalu sakit, cuma kadang terasa nyangkut saat makan. Begitu sudah tembus ke dentin gigi, barulah muncul rasa ngilu saat kena dingin, manis, atau saat mengunyah. Itu karena dentin punya saluran kecil yang terhubung ke pulpa. Pulpa gigi adalah bagian terdalam yang penuh saraf dan pembuluh darah, letaknya di pulp chamber dan berlanjut ke saluran akar. Di sekitar akar gigi ada inferior alveolar artery, veins, dan dental plexus (jaringan saraf). Nah, kalau bakteri dari gigi berlubang sudah sampai ke pulpa, infeksinya bisa menyebabkan nyeri hebat yang menjalar ke rahang bawah, telinga, bahkan sampai kepala. Ini yang bikin kita merasa satu sisi wajah seperti senut-senutan. Dulu aku pikir sakit gigi cuma di satu titik, ternyata karena ada jaringan saraf dan pembuluh darah yang saling terhubung, rasa sakitnya bisa menyebar. Makanya saat dokter bilang harus perawatan saluran akar, itu artinya infeksi sudah mencapai pulpa gigi. Dokter akan membersihkan saluran akar, mengangkat jaringan pulpa yang terinfeksi, lalu menutupnya agar bakteri tidak masuk lagi. Kalau kamu sering lihat istilah "penampang gigi" di buku atau internet, itu sebenarnya gambar potongan gigi dari samping yang menunjukkan enamel, dentin, dan pulpa beserta jaringan di sekitarnya seperti mandibular gingiva (gusi bawah) dan pembuluh darah. Menurutku, ngerti penampang gigi ini penting banget supaya kita bisa paham kenapa lubang kecil kalau dibiarkan bisa jadi sakit luar biasa. Satu hal yang aku rasakan sendiri, lebih enak mencegah daripada sudah terlanjur ngilu. Rajin sikat gigi dengan teknik yang benar, pakai pasta gigi berfluoride untuk bantu menguatkan enamel, dan rutin cek ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali. Waktu dicek, dokter bisa lihat penampang gigi lewat rontgen dan tahu apakah kerusakannya baru di enamel, sudah ke dentin, atau bahkan pulpa. Buat yang masih suka menunda ke dokter gigi karena merasa "cuma ngilu sedikit", hati-hati, bisa jadi dentin kamu sudah terekspos. Kalau dibiarkan, bakteri bisa lanjut masuk ke pulpa gigi dan ujung-ujungnya perlu perawatan saluran akar yang prosesnya lebih panjang dan biayanya lebih mahal. Dari pengalamanku, begitu tahu struktur dan penampang gigi, aku jadi lebih disiplin merawat gigi supaya nggak menyesal belakangan.






