Tonsilitis adalah proses peradangan yang terjadi pada tonsil palatina dan dapat mengenai semua umur terutama pada anak-anak. Tonsilitis dapat menular melalui udara, droplet infeksi dan ciuman.
Faktor risiko terjadinya tonsilitis kronis adalah akibat dari infeksi berulang, paparan asap rokok, kelelahan fisik, perubahan cuaca dan kurangnya menjaga kebersihan gigi dan mulut.
Peradangan pada tonsil ini dapat disebabkan oleh infeksi baik oleh virus ataupun bakteri yakni infeksi grup A Streptococcus Beta hemoliticus, Pneumococcus, Stphylococcus dan Haemofilus influenza, hal ini biasanya menyerang anak-anak pada umur pra-sekolah hingga dewasa.
Solusi untuk kasus seperti ini harus dirujuk ke Dokter Spesialis THT agar bisa segera mendapat penanganan yang tepat.
🎥cr : @voka.io
Aku dulu termasuk yang gampang banget sakit tenggorokan. Rasanya baru sembuh sebentar, eh beberapa minggu kemudian kambuh lagi. Awalnya kukira cuma karena kurang minum atau kebanyakan es, tapi setelah diperiksa, ternyata masalahnya di amandel alias tonsil. Tonsilitis atau radang amandel ini bisa bikin tenggorokan nyeri, susah nelan, demam, sampai kadang bau mulut. Kalau dibiarkan terus dan infeksinya sering kambuh, bisa jadi tonsilitis kronis. Di beberapa kasus, ada yang sampai muncul batu amandel (tonsil stone) di kripta tonsil, yang bikin mulut makin nggak enak dan tenggorokan berasa ada yang ganjel. Dari pengalamanku, ada beberapa hal yang bikin radang amandel gampang kambuh: - Sering terpapar asap rokok (baik aktif maupun pasif) - Kurang istirahat, badan capek terus - Perubahan cuaca ekstrem, misal dari panas ke dingin - Kebersihan gigi dan mulut kurang terjaga (jarang sikat gigi sebelum tidur, jarang kumur) - Sering tertular lewat droplet saat orang lain batuk/bersin dekat kita Buat yang merasa, "kenapa selalu sakit tekak ya?" atau tenggorokan nggak pernah benar-benar enak, coba perhatiin pola kambuhnya. Kalau dalam setahun bisa berulang kali sakit tenggorokan, demam, suara serak, dan ada rasa nggak nyaman di area amandel, itu tanda-tanda yang sebaiknya jangan diabaikan. Beberapa hal yang biasanya kulakukan di rumah saat tenggorokan mulai nggak enak: - Banyak minum air hangat - Kumur dengan air garam hangat untuk membantu mengurangi nyeri dan bakteri - Istirahat cukup, kurangi begadang - Hindari makanan terlalu berminyak dan minuman terlalu dingin dulu - Jaga kebersihan mulut: sikat gigi teratur dan bisa ditambah obat kumur Kalau keluhan sudah mengganggu banget, misalnya demam tinggi, sakit saat menelan sampai susah makan, napas berbau nggak enak, atau terasa ada benjolan putih kekuningan (batu amandel) di amandel, menurutku penting banget untuk konsultasi ke dokter Spesialis THT. Dokter bisa lihat langsung kondisi tonsil, apakah radangnya masih akut, sudah kronis, atau ada batu amandel yang perlu dibersihkan. Ada juga yang tanya soal lidah yang terasa mati rasa setelah flu atau radang tenggorokan. Pengalamanku, ini biasanya pelan-pelan membaik setelah infeksi reda dan kita jaga asupan makanan bergizi, minum cukup, serta hindari rokok dan makanan yang terlalu panas. Tapi kalau mati rasanya lama banget atau makin parah, jangan ragu periksa ke dokter, karena bisa jadi ada masalah lain yang perlu dievaluasi. Intinya, tonsilitis itu memang sering dianggap sepele, tapi kalau dibiarkan berulang bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Menjaga kesehatan mulut dan tenggorokan, menghindari asap rokok, serta segera kontrol ke THT kalau keluhan sering kambuh, menurutku jadi kunci supaya nggak terus-terusan tersiksa sakit tenggorokan dan amandel.














































🥰