Usia 0–6 bulan
itu khan belum tumbuh gigi, tapi tetap harus dibersihkan gusi dan lidahnya dengan cara menggunakan kasa steril / kain bersih basah, 1–2x sehari, terutama setelah minum susu botol, biasakan anak “dirawat mulutnya” agar tidak kaget saat sikat gigi nanti.
Usia 6–12 bulan
mulai tumbuh gigi pertama, bisa sikat gigi pakai sikat gigi bayi berkepala kecil, tanpa pasta gigi atau pasta sangat kecil dan lakukan 2x sehari
Usia 1–3 tahun
gunakan pasta gigi berfluoride dengan ukuran sebesar biji beras, 2x sehari dan hindari minum susu botol sambil tiduran agar tidak terjadi genangan air gula dimulut anak saat tidur yang bisa menyebabkan karies gigi.
Usia 3–6 tahun
ukuran pasta giginya mulai diperbesar yaitu sebesar biji jagung dan tetap pakai fluoride. Difase ini Ajari anak untuk meludah setelah sikat dan jangan ditelan. Orang tua WAJIB mendampingi.
Usia >6 tahun
sikat gigi 2x sehari dan mulai ajarkan untuk flossing dan kumur air biasa. Di fase ini tetap didampingi orang tua sampai si anak bisa mandiri.
Merawat kesehatan mulut anak sejak dini sangat penting untuk mencegah masalah seperti karies gigi dan infeksi mulut yang dapat memengaruhi pertumbuhan dan kenyamanan anak. Pada usia 0–6 bulan, meskipun gigi belum tumbuh, rutin membersihkan gusi dan lidah dengan kasa steril atau kain bersih basah sangat dianjurkan, khususnya setelah minum susu botol. Ini bukan hanya menjaga kebersihan mulut tapi juga membiasakan anak merasakan sensasi perawatan mulut yang baik, sehingga mereka tidak kaget saat mulai menyikat gigi. Memasuki usia 6–12 bulan, umumnya mulai muncul gigi pertama. Penggunaan sikat gigi bayi dengan kepala kecil tanpa pasta gigi atau dengan pasta gigi dalam jumlah sangat kecil adalah cara yang tepat. Membersihkan gigi dua kali sehari membantu mengurangi risiko plak dan menjaga kebersihan secara optimal. Untuk anak usia 1–3 tahun, penggunaan pasta gigi berfluoride dengan ukuran sebesar biji beras sangat dianjurkan untuk melindungi gigi dari kerusakan. Orang tua juga harus mengawasi agar anak tidak mengkonsumsi susu botol sambil tiduran, karena ini dapat menyebabkan genangan air gula yang memicu kerusakan gigi. Di periode 3–6 tahun, ukuran pasta gigi bisa diperbesar menjadi seukuran biji jagung dengan kandungan fluoride yang sama. Pada fase ini anak mulai diajarkan untuk meludah setelah menyikat gigi dan tidak menelan pasta gigi, sementara orang tua wajib mendampingi untuk memastikan kebiasaan yang benar terbentuk. Usia lebih dari 6 tahun adalah saat tepat untuk mengajarkan anak sikat gigi dua kali sehari sekaligus mulai mengenalkan flossing dan berkumur dengan air biasa. Pendampingan orang tua tetap diperlukan sampai anak benar-benar mandiri melakukan perawatan mulutnya sendiri. Selain rutinitas menyikat dan penggunaan pasta gigi fluoride, penting juga untuk menjaga pola makan anak dengan mengurangi konsumsi makanan dan minuman manis. Pemeriksaan gigi rutin ke dokter gigi anak juga sangat dianjurkan untuk deteksi dini masalah kesehatan mulut. Dengan menerapkan panduan perawatan gigi sesuai usia ini, orang tua dapat memberikan fondasi kesehatan mulut yang kuat bagi anak sejak dini, membantu mencegah gangguan gigi dan mulut yang serius serta mendukung tumbuh kembang optimal.





































































