Kalau ngikuti aturan bpjs, ga akan pernah sampai ke tahap kesehatan masyarakat yg idealDokter Gigi Satria Surabaya
Sebagai seseorang yang pernah mengalami masalah dengan karang gigi, saya ingin berbagi pengalaman dan informasi mengenai perawatan karang gigi yang terkait dengan BPJS. Memang benar, seperti yang disebutkan, BPJS hanya menanggung pembersihan karang gigi jika ada indikasi medis seperti gingivitis akut — kondisi serius di mana gusi menjadi merah, bengkak, dan mudah berdarah karena penumpukan karang gigi. Saya pernah mencoba melakukan pembersihan karang gigi di puskesmas menggunakan BPJS, dan ternyata mendapat penolakan karena saya belum mengalami keluhan serius seperti yang disebutkan tadi. Ini membuat saya sadar bahwa untuk menjaga kesehatan gigi secara optimal, kita harus rajin melakukan scaling gigi secara rutin meskipun tidak ada sakit atau keluhan. Sayangnya, perawatan scaling gigi secara rutin tanpa indikasi medis memang tidak ditanggung oleh BPJS, sehingga harus dilakukan secara mandiri dan berbayar. Namun, tarifnya biasanya lebih murah jika dilakukan di puskesmas atau klinik kecil dibandingkan di rumah sakit atau praktik dokter gigi swasta. Jadi, jika ingin menjaga kebersihan dan kesehatan gigi tanpa menunggu munculnya masalah, pilihan ini cukup terjangkau. Selain itu, menjaga kebersihan mulut secara rutin seperti menyikat gigi dua kali sehari, menggunakan benang gigi, dan berkumur dengan obat kumur antiseptik juga sangat penting untuk mencegah penumpukan karang gigi dan risiko gingivitis akut. Perubahan-perubahan kebijakan terkait tarif dan cakupan BPJS yang melibatkan berbagai instansi pemerintah juga terus terjadi. Jadi, penting untuk selalu update informasi langsung dari fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS atau melalui situs resmi BPJS Kesehatan. Dengan memahami aturan BPJS dan menjaga kesehatan gigi secara proaktif, kita bisa mencegah komplikasi gusi yang lebih serius dan tetap merasakan manfaat layanan kesehatan nasional tanpa harus menunggu kondisi memburuk.