hindari gaya parenting jadul ini✨✨

Hallo Lemonades 🍋🍋

#TentangKehidupan suka bingung gimana cara didik anak dg benar?

#PerasaanKu aku jg masih sama2 belajar nih, hihi... Ini penting banget buat orang tua muda termasuk aku supaya gak ngulang pola lama yang kurang sehat.

Berikut beberapa gaya parenting jadul yang sebaiknya dihindari karena bisa berdampak kurang baik buat tumbuh kembang anak bisa di cek slide ya ❤❤

#TipsLemon8 #ViralTerbaru

2025/11/7 Diedit ke

... Baca selengkapnyaDalam membesarkan anak, penting bagi orang tua untuk memahami bagaimana pola asuh yang tepat dapat mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Sayangnya, beberapa gaya parenting jadul yang masih banyak diterapkan justru bisa membawa dampak negatif bagi anak. Berikut ini beberapa contoh gaya parenting tersebut dan alternatif yang bisa diterapkan agar anak berkembang lebih baik. 1. Terlalu Otoriter Gaya parenting yang terlalu otoriter seperti selalu memaksa anak "pokoknya nurut" tanpa memberikan ruang untuk anak mengemukakan pendapat membuat anak merasa takut dan sulit mengekspresikan diri. Anak bisa tumbuh menjadi minder dan gampang ragu. Sebagai gantinya, orang tua perlu mengajarkan disiplin tetapi melalui dialog terbuka dan penjelasan yang masuk akal agar anak merasa dihargai dan lebih paham aturan. 2. Pembicaraan Menutup Soal Emosi Menghalangi anak untuk menunjukkan perasaan, misalnya dengan mengatakan "jangan sedih", justru membuat anak menahan emosi yang berpotensi meledak secara tidak sehat di kemudian hari. Orang tua harus membantu anak mengenali dan menamai emosi mereka sehingga mereka belajar mengelola perasaan dengan baik. 3. Memukul atau Mengancam untuk Mendisiplinkan Pendekatan kekerasan fisik maupun verbal dianggap mendisiplinkan oleh beberapa orang tua jadul. Namun, ini sebenarnya menimbulkan rasa takut, bukan tanggung jawab. Lebih baik gunakan konsekuensi logis yang sesuai dengan tindakan anak tanpa menggunakan hukuman fisik. 4. Membandingkan Anak Sering membandingkan anak dengan saudara atau teman membuat anak merasa tidak dihargai dan menurunkan rasa percaya diri. Fokuslah pada usaha anak dan proses belajar mereka, bukan membandingkan hasil dengan orang lain. 5. Overprotektif Menjaga anak secara berlebihan agar tidak salah atau gagal membuat anak takut mencoba dan kurang mandiri. Biarkan anak mencoba dan belajar dari kesalahan kecil agar mereka lebih berani dan percaya diri. 6. Tidak Minta Maaf pada Anak Orang tua yang tidak pernah mengakui kesalahan pada anak membuat anak sulit belajar tanggung jawab dan empati. Meminta maaf saat salah justru mengajarkan kejujuran dan kerendahan hati hati pada anak. 7. Menganggap Anak "Belum Ngerti" Menganggap anak tidak bisa diajak bicara atau tidak menganggap pendapat anak membuat anak tidak merasa dihargai dan tertutup. Ajaklah anak berbicara sesuai usia mereka dan hargai pendapat mereka agar anak tumbuh percaya diri dan terbuka. Mengetahui gaya parenting mana yang perlu dihindari dan bagaimana mengubahnya dengan pendekatan yang lebih sehat dapat membantu membentuk anak yang mandiri, percaya diri, dan emosional sehat. Semoga ulasan ini bermanfaat untuk para orang tua muda yang ingin menyiapkan masa depan terbaik bagi buah hati!

2 komentar

Gambar ibunya Azizah Azmi 💝
ibunya Azizah Azmi 💝

makasih ilmunya kak 👍

Gambar azzahra
azzahra

bener bgt🤩