Sedih banget rasanya lihat anak susah makan. Udah coba segala cara, tapi tetap nolak. Yang paling bikin kepikiran, BB-nya malah turun. Capek, panik, tapi tetap harus kuat… namanya juga ibu ya.
... Baca selengkapnyaSebagai sesama pejuang BB anak, aku paham banget rasanya lihat angka timbangan nggak gerak-gerak. Dulu aku juga tipe yang gampang panik dan pengen hasil cepat, tapi ternyata kunci cara menambah berat badan anak itu konsisten dan tetap utamakan sehat, bukan asal gemuk.
Yang pertama aku benahi adalah jadwal makan. Aku coba terapkan makan utama 3x sehari plus snack tinggi kalori 2–3x. Snack untuk menambah berat badan ini nggak harus mahal, yang penting padat gizi. Misalnya roti dengan olesan selai kacang, yoghurt full cream dengan potongan buah, puding susu, atau kentang panggang dengan keju. Kalau anak lagi GTM di jam makan utama, kadang aku selamatkan dengan snack yang kalorinya tetap oke.
Aku juga belajar menambah kalori dari makanan yang sudah anak suka. Misal anak doyan nasi dan telur, aku tambahkan minyak zaitun atau butter sedikit saat masak, lalu tambahkan keju parut. Kalau suka bubur, aku buat pakai santan atau susu full cream. Jadi tanpa mengubah rasa terlalu banyak, kalori dan lemak sehatnya tetap naik.
Untuk cara menaikkan berat badan dengan cepat, godaan terbesar adalah kasih makanan manis terus-terusan. Tapi sekarang aku lebih pilih sumber lemak sehat: alpukat, keju, telur, daging, ikan, dan minyak sehat seperti minyak zaitun. Setiap kali makan aku usahakan selalu ada protein: telur dadar, ayam suwir, tempe, tahu, atau ikan. Ini bantu banget untuk naikkan massa tubuh, bukan cuma lemak.
Hal yang sering bikin gagal adalah anak kebanyakan minum sebelum makan. Dulu anakku sering minum susu atau air banyak banget, akhirnya saat makan jadi kenyang duluan. Sekarang aku atur: minum boleh, tapi sedikit saja sebelum makan, baru ditambah lagi setelah selesai.
Suasana makan juga berpengaruh. Kalau aku lagi capek dan emosi, biasanya anak makin nolak makan. Aku coba ciptakan suasana makan tenang: tanpa TV, tanpa paksaan, dan biarkan anak pegang sendok sendiri. Kadang berantakan, tapi kalau anak merasa nyaman, porsi makannya pelan-pelan nambah.
Yang nggak kalah penting, aku cek juga apakah ada penyebab medis yang bikin berat badan sulit naik, misalnya alergi makanan, gangguan pencernaan, atau sering sakit. Kalau curiga ada yang nggak normal, jangan ragu konsultasi ke dokter anak atau ahli gizi untuk tahu standar kenaikan berat badan yang normal sesuai usia dan tinggi anak.
Buat ibu-ibu yang lagi cari cara naikkin BB anak, sabar dan jangan bandingin anak kita dengan anak lain. Fokus ke makanan penambah berat badan anak yang bergizi, pola makan teratur, dan suasana yang menyenangkan. Progres mungkin pelan, tapi kalau konsisten, lama-lama grafiknya akan naik juga. Kita semua sama-sama belajar, yang penting stop panik dan tetap jaga kesehatan anak dulu, bukan cuma angka di timbangan.
tetap sabar menemani proses anak belajar makan ya kak☺