Duri,DuriPos.com – Tumpahan Crude Palm Oil (CPO) yang tercecer di badan jalan Duri-Pekanbaru dekat Gate 117, Duri, sempat menyebabkan sejumlah pengendara sepeda motor terjatuh, Minggu (15/2/2026). Insiden tersebut sempat terekam dalam video dan beredar di grup WhatsApp warga.
Dalam video yang beredar, tampak kondisi jalan licin akibat cairan diduga CPO, sehingga beberapa pengendara kehilangan kendali dan terjatuh saat melintas di lokasi tersebut. Warga sekitar terlihat membantu korban sekaligus mengingatkan pengendara lain agar lebih berhati-hati.
Menanggapi kejadian itu, Kasat Lantas Polres Bengkalis AKP Shandra Amelia memastikan pihaknya langsung turun melakukan pengamanan di lokasi.
“Tadi sudah dilaksanakan pengamanan oleh anggota piket, bang. Alhamdulillah terbantu dengan siraman air hujan, situasi sudah aman terkendali,” ujar AKP Shandra Amelia saat dikonfirmasi Duripos.com, Minggu (15/2/2026) siang.
baca selengkapnya :
https://www.duripos.com/2026/02/15/tumpahan-cpo-di-gate-117-picu-pengendara-terjatuh-satlantas-polres-bengkalis-lakukan-pengamanan/
#polda Riau, #Satlantas Polres Bengkalis
Pengalaman menghadapi kondisi jalan yang licin akibat tumpahan minyak sawit menuntut kewaspadaan ekstra bagi para pengendara sepeda motor maupun kendaraan roda empat. Saya pernah melewati ruas jalan yang terkena tumpahan minyak kelapa sawit, dan memang sangat berbahaya karena permukaan jalan berubah menjadi licin, mirip seperti tumpahan oli. Kerugian yang dapat terjadi tidak hanya berupa kecelakaan tapi juga efek kendaraan tergelincir yang dapat menyebabkan antrean lalu lintas dan kemacetan panjang. Dalam kejadian yang terjadi di Gate 117 Duri, pihak Kepolisian Satlantas Polres Bengkalis mengambil langkah cepat dengan melakukan pengamanan dan penyiraman jalan guna mengurangi kelicinan. Menurut pengamatan saya, langkah menyemprotkan air ke jalan yang berlumpur minyak sawit menjadi metode efektif untuk mengurangi risiko tergelincir, karena air dapat membantu membersihkan sisa minyak di permukaan jalan. Namun, hal ini harus segera dilakukan sebelum terjadi banyak insiden kecelakaan. Selain dari sisi pengamanan oleh aparat, peran masyarakat sekitar dan pengendara juga krusial. Warga yang membantu korban dan memberi peringatan kepada pengendara lain membantu meningkatkan keselamatan di lokasi. Pengendara disarankan untuk memperlambat laju kendaraan, menghindari manuver mendadak, dan menggunakan jalur yang lebih aman bila memungkinkan. Kejadian semacam ini juga mengingatkan pentingnya pengelolaan dan penanganan limbah minyak sawit yang tepat dari kendaraan atau pengangkutan CPO agar tidak mencemari jalanan umum. Sebagai tambahan, pengendara sebaiknya selalu siap dengan alat keamanan seperti jas hujan atau gear pelindung untuk musim hujan, ketika kondisi jalan cenderung lebih licin. Secara keseluruhan, kolaborasi antara aparat kepolisian, masyarakat, dan pengendara merupakan kunci untuk mengantisipasi dan menangani insiden akibat tumpahan CPO di jalan sehingga keselamatan tetap terjaga.
