Kalian pernah ngalamin masa² suram gak, dari Upik abu menjadi Cinderella versi kalian sendiri?
Ini ceritaku.. ini perjalanan hidupku, gak mulus dan mungkin masih bisa berubah lagi. Tapi aku bersyukur, aku bisa ditahap cantik seperti ini. Cantik seperti yg aku inginkan, cantik yg cukup buatku, dan cantik dimata lelaki yg mencintaiku yaitu suami dan anakku🥹🥰
Alhamdulilah, gak sangka ada perjuangan keras dibaliknya. Mulai dr berjuang utk lebih merawat diri, memutihkan/mencerahkan kulit yg buluq, menggemukan badan, sampai merapihkan gigi. Proses yg gabisa aku ceritain secara lgkp, tapi bisa kubagi dibeberapa slide aja utk kenangan✨ Gimana versi kalian guys? Yuk cerita yuk❤️ Dan ttp lah semangat, jd cantik versi kalian yg terbaik, untuk kalian sendiri dan org² tersayang!
... Baca selengkapnyaKalau kalian lihat kolase diriku di foto-foto itu, sebenarnya tiap slide punya cerita yang panjang banget. Dulu aku sering banget ngerasa minder karena kulitku gelap, badanku kurus, gigi berantakan, dan sering jadi bahan bully. Rasanya kayak apa pun yang aku pakai tetap kelihatan "gak menarik". Sampai akhirnya aku sadar: kalau aku sendiri aja nggak sayang sama diriku, gimana orang lain mau menghargai aku?
Dari situ pelan-pelan aku mulai berjuang. Bukan cuma pengen kelihatan cantik di foto, tapi pengen ngerasa lebih nyaman sama diriku sendiri. Aku mulai dari hal kecil: rajin skincare-an, pakai sunscreen, scrub badan seminggu 1–2 kali, ganti sabun mandi yang lebih lembut di kulit, sampai coba body lotion pencerah yang cocok di aku. Bukan instan putih ya, tapi lebih ke kulitku kelihatan lebih cerah, bersih, dan terawat dibanding dulu.
Untuk badan, aku dulu sering dikatain terlalu kurus. Akhirnya aku mulai belajar atur makan: nambah porsi, tapi tetap mikirin gizi. Lebih sering makan makanan berprotein, tambah camilan sehat, dan minum susu. Pelan-pelan berat badan naik, pipi mulai berisi, dan baju-baju pun jatuhnya jadi lebih enak dilihat.
Bagian paling berkesan di kolase diriku itu perjalanan merapikan gigi. Awal pas pakai behel, aku nggak percaya diri banget karena rasanya muka jadi aneh, sering sakit, dan susah makan. Tapi tiap lihat progres di kaca, aku kayak diingetin, "Ternyata aku bisa ya berjuang sejauh ini buat diriku sendiri." Sampai akhirnya gigi udah lebih rapi, senyum pun berasa beda. Bukan cuma di foto, tapi di rasa percaya diri.
Sekarang, waktu aku bikin kolase diriku dari sebelum dan sesudah, aku bukan cuma lihat perubahan fisik. Aku lihat cewek yang dulu sering nangis karena dibully, pelan-pelan berubah jadi perempuan yang lebih sayang sama dirinya, lebih tenang, dan lebih bahagia sebagai istri dan ibu. Glow up versi aku bukan sekadar hijab yang lebih rapi atau kulit yang lebih cerah, tapi mental yang lebih kuat.
Kalau kalian lagi bikin "kolase diriku" dalam hidup, entah itu soal body care, merapikan gigi, nurunin atau naikin berat badan, atau sekadar belajar menerima diri sendiri, pelan-pelan aja. Nggak harus langsung sempurna. Nikmatin tiap fase, foto tiap momen, karena suatu hari nanti kalian bakal lihat ke belakang dan bilang, "Ternyata aku sejauh ini ya perjalananku." Itu juga yang sekarang bikin aku bangga sama diriku sendiri.
Dulu muka aku bersih , semenjak melahirkan kok kusem banget ya, kira kira kenapa ya 🥺