ibuMu IbuMu IbuMu AyahMu😘🫰
Ungkapan "Ibumu, ibumu, ibumu, kemudian ayahmu" adalah potongan hadits riwayat Bukhari dan Muslim yang menegaskan kewajiban berbakti kepada orang tua, dengan prioritas utama diberikan kepada ibu sebanyak tiga kali. Ibu didahulukan karena pengorbanan luar biasa saat mengandung, melahirkan, dan menyusui. Rasulullah ﷺ menekankan ibu tiga kali lipat karena kesulitan yang dialami ibu dalam proses reproduksi dan pengasuhan, yang tidak dirasakan ayah.. namun kita tetap harus berbakti kepada ke2nya, sayangilah selagi mereka masih ada,rawatlah penuh kasih apabila mereka sudah diusia senjanya☺️.
Islam memerintahkan untuk menghormati dan berbakti kepada keduanya sebagai jalan mendapatkan ridha Allah SWT. Hadits ini menjadi pedoman utama dalam Islam untuk memuliakan ibu karena pengorbanannya yang tidak ternilai.. Smoga Allah berikan kesehatan Dan umur yg berkah Aamiin Allahumma Aamiin 🤲😘.🩷U Mom
Dalam kehidupan sehari-hari, hubungan dengan orang tua memang penuh dinamika, terutama dengan ibu yang telah memberikan banyak pengorbanan sejak kita lahir. Saya ingin berbagi pengalaman pribadi tentang bagaimana makna hadits "ibumu, ibumu, ibumu kemudian ayahmu" sangat terasa dalam hidup saya. Seiring berjalannya waktu, saya semakin memahami betapa rupa-rupa tantangan yang dihadapi ibu, mulai dari kehamilan, melahirkan, hingga merawat saat kita sakit. Saya ingat masa-masa kecil, seringkali tanpa sadar berkata "Ibu cerewet banget sih!" atau bahkan mengatakan "Aku bisa sendiri, Bu". Namun ketika dewasa dan memiliki tanggung jawab sendiri, saya merasakan betapa berat perjuangan ibu, terutama saat beliau mulai menua. Momen yang paling berkesan adalah saat ibu saya sudah memasuki usia senja. Ia mulai sering mengungkapkan kerinduan dan harapannya, seperti "Bu, aku kangen banget sama Ibu...", atau saat ia menciptakan pelukan hangat yang kini menjadi sangat berarti. Harapan saya adalah untuk selalu membalas kasih sayang itu dengan perhatian dan doa, serta merawatnya dengan sepenuh hati. Hadits tersebut sebenarnya sangat relevan untuk kita renungkan, karena menunjukkan betapa Islam menempatkan ibu di posisi teristimewa. Rasa syukur dan penghormatan kepada ibu bukan hanya sekedar kewajiban, tapi juga jalan untuk mendapatkan ridha Allah SWT. Selalu ingat bahwa jika kita bisa berbakti kepada ibu dan ayah dengan tulus, insya Allah hidup kita akan diberkahi dan penuh keberkahan. Saya juga menyadari bahwa komunikasi yang penuh rasa kasih sangat penting, terutama ketika kita sudah dewasa. Mungkin anak-anak muda terkadang merasa enggan atau susah untuk mengekspresikan rasa sayang, seperti hanya mengucapkan "Makasih, Bu" tanpa tatap mata. Namun momen-momen kecil itu ternyata sangat berarti dan bisa menguatkan ikatan batin dengan orang tua. Kesimpulannya, mari kita hargai dan cintai ibu seperti yang diajarkan oleh Rasulullah ﷺ dan hadits shahih tersebut. Jangan tunggu sampai menyesal ketika pelukan dan suara ibu itu sudah mulai sulit didapatkan. Mari rawat hubungan ini dengan sebaik-baiknya, sayangi orang tua, dan doakan kesehatan serta umur yang berkah untuk mereka.





Astgfirullooh ... kangeun ibuuu 🥺