Mulai usia kehamilan sekitar 28 minggu, udah bisa coba metode ini.

Caranya:

👣 Pilih waktu janin biasanya aktif. Klo aku dulu habis makan apalgi makan manis

👣 Duduk nyaman atau berbaring miring ke kiri

👣 Hitung setiap tendangan, putaran, atau dorongan janin (cegukan gak dihitung)

👣 Catat berapa lama sampai mencapai 10 gerakan

Pada umumnya, janin yg sehat akan mencapai 10 gerakan dalam waktu maks 2 jam, bahkan bisa lebih cepat.

Jika kurang dari 10 gerakan segera ke

dokter ya!

Setelah dihitung, coba catat di buku jurnal kyk gini supaya bisa hafal pola gerakan janinnya.

📎https://s.shopee.co.id/5LB72ph4fh

Atau di buku kia pink itu juga bisa kok. Yg belum punya buku kia, bisa beli disini⤵️

📎https://s.shopee.co.id/BT0ta02wD

4 hari yang laluDiedit ke

... Baca selengkapnyaMenghitung gerakan janin adalah salah satu cara sederhana namun penting untuk memantau kondisi kesehatan bayi selama masa kehamilan. Berdasarkan pengalaman pribadi, aktivitas ini menjadi momen istimewa yang menguatkan ikatan antara ibu dan bayinya. Saya mulai melakukan penghitungan gerakan janin pada usia kehamilan sekitar 28 minggu, terutama setelah makan, karena janin biasanya lebih aktif saat itu, terutama setelah konsumsi makanan manis. Posisi yang paling nyaman untuk melakukan penghitungan adalah duduk dengan santai atau berbaring miring ke kiri agar tidak mengganggu aliran darah. Saat menghitung, saya memperhatikan setiap tendangan, putaran, atau dorongan dari janin. Jangan lupa, cegukan janin biasanya tidak dihitung karena memiliki pola berbeda. Yang saya lakukan adalah mencatat waktu yang diperlukan hingga mencapai 10 gerakan. Biasanya, janin sehat mampu melakukan 10 gerakan dalam waktu kurang dari dua jam, bahkan kadang lebih cepat. Untuk membantu mengingat pola gerakan bayi, saya menggunakan jurnal khusus yang memudahkan memantau kapan bayi biasanya aktif. Menulis hasil penghitungan secara rutin sangat membantu untuk mengenali pola normal dan mendeteksi jika ada perubahan. Jika dalam dua jam gerakan kurang dari 10 kali, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Selain itu, saya juga menggunakan buku Buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) pink yang bisa dibeli secara online, sebagai media pencatatan yang resmi dan praktis. Melakukan pemeriksaan sendiri di rumah bukan hanya mengurangi kecemasan, namun juga membantu bumil lebih sigap mengambil tindakan jika ada perubahan gerakan janin. Metode ini sangat membantu terutama bagi ibu hamil yang tidak selalu bisa melakukan USG rutin dalam waktu dekat. Ingat, cara ini bukan menggantikan pemeriksaan medis, melainkan sebagai alat bantu untuk lebih peka dan responsif terhadap kondisi janin di kandungan. Jadi, jangan hanya menunggu jadwal USG, yuk mulai praktik rutin menghitung gerakan janin dari sekarang!

Cari ·
es cirebon