... Baca selengkapnyaJujur, dulu aku juga tipe penyanyi yang kalau sudah pegang mikrofon dan kena sorot lampu panggung, refleknya langsung merem. Rasanya lebih aman, nggak perlu lihat penonton, dan bisa lebih fokus ke nada. Tapi setelah beberapa kali tampil di venue besar seperti Grand City Convention dan Exhibition, aku mulai sadar kalau kontak mata dan arah pandangan itu ngaruh banget ke penampilan.
Saat berlatih bernyanyi, sebaiknya pandangan mata ke mana? Dari pengalamanku, ada beberapa tahap.
1. **Latihan pertama: fokus ke teknik dulu**
Di tahap awal, aku biasanya latihan di depan cermin. Pandangan mata nggak perlu terus menatap mata sendiri, tapi jangan juga terus menunduk. Arahkan pandangan sedikit ke depan atau ke atas, seolah-olah lagi lihat penonton di kejauhan. Ini melatih kita supaya terbiasa tampil tanpa bergantung pada lirik di HP atau menatap lantai.
2. **Latihan berikutnya: mulai biasakan kontak mata**
Kalau sudah agak nyaman, aku mulai pura-pura membagi pandangan ke beberapa titik: kiri, tengah, kanan. Bayangin di setiap titik ada penonton yang lagi memperhatikan. Ini akan kepake banget saat di panggung sungguhan, jadi mata kita nggak kosong atau cuma fokus ke satu titik.
3. **Kenapa saat bernyanyi tidak disarankan terus memejamkan mata?**
Merem itu sebenarnya boleh banget, apalagi di bagian lagu yang sangat emosional. Di foto-foto aku di panggung, kelihatan aku beberapa kali bernyanyi dengan mata terpejam sambil memegang mikrofon dan menyentuh dada. Itu memang membantu menjiwai lagu. Tapi kalau dari awal sampai akhir lagu kita merem terus:
- Penonton jadi susah merasa terhubung.
- Ekspresi wajah dan gerak tangan yang bagus jadi kurang "nyampe" ke mereka.
- Kita jadi kurang aware sama panggung, bisa salah step atau lupa posisi.
Jadi kuncinya adalah **seimbang**. Boleh merem di bagian-bagian tertentu, misalnya saat nada tinggi atau part yang sangat menyentuh, lalu buka mata lagi untuk menyapu pandangan ke penonton.
4. **Tips praktis arah pandangan di panggung**
- Di intro lagu: lihat ke arah penonton dengan lembut, bisa ke tengah dulu.
- Di reff yang kuat: arahkan pandangan ke beberapa sisi (kiri, kanan, balkon kalau ada) seolah mengajak mereka nyanyi bareng.
- Di part emosional: kalau mau merem, boleh, tapi jangan kelamaan. Buka mata lagi dan tunjukkan ekspresi lewat tatapan.
5. **Latihan di rumah biar nggak kaku**
Coba rekam diri sendiri saat nyanyi pakai gaun atau outfit panggung, sambil memegang mikrofon beneran (atau benda yang mirip). Latihan gerak tangan, mimik wajah, dan arah pandangan. Waktu aku lihat rekaman pertama kali, kaget karena ternyata sering banget lihat ke bawah. Dari situ pelan-pelan aku perbaiki.
Intinya, pandangan mata saat bernyanyi itu bagian dari komunikasi dengan penonton. Bukan dilarang merem, tapi kalau ingin penampilan lebih hidup dan profesional, latih diri buat berani membuka mata, menatap, dan menikmati momen di atas panggung.