Tahun 2020 Lulus, Tahun 2025 Baru Terima Ijazah😭
Alhamdulillah.. akhirnya Allah tolong dan mudahkan aku melalui proses yang nggak mudah ya. Harus melawan rasa malas dan perasaan lainnya.
Setelah setiap tahun cuma wacana, akhirnya di tahun ini bisa juga menyelesaikan revisian skripsi setelah sidang pertama di bulan April 2020. Qodarullah, ada banyak fase naik turun yang dilalui setelah lulus kuliah. Jujur, ini jadi salah satu tanggung jawab yang terus menghantui, yang minta untuk dituntaskan sesegera mungkin. Alhamdulillah, biidznillah, ini jadi energi baru untuk aku melangkah ke depannya. Jadi suatu pencapaian hebat (bagiku) di tahun 2025 ini🥳
Tentu semua ini atas pertolongan Allah, sehingga aku bisa melawan perasaan negatif dalam diri dan dukungan Mama yang gak habis-habis🥰
Faktanya, ternyata bukan cuma aku yang mengalami ini. Ternyata ada banyak teman seangkatan yang juga belum menyerahkan revisian skripsi setelah sidang skripsi atau hari kelulusan.
Alhamdulillah, rasanya plongg banget, Jumat kemarin aku dan salah satu temanku akhirnya mengumpulkan hardcover skripsi, setelah beberapa kali kami bolak-balik mengurusnya.
Buat kamu yang ngerasa tertinggal karena belum menyerahkan skripsi ke kampus dan belum dapat Ijazah setelah lulus kuliah. Yuk jangan biarkan rasa tertinggal itu terus ada. Bangkit dan tuntaskan tanggung jawab itu.
Semoga setelah menuntaskan, ada banyak pintu-pintu rezeki yang terbuka. Semoga ada banyak keajaiban dalam hidupmu. Semoga setelah menuntaskan, ada banyak hal-hal baik yang mendekat.
Yuk selesaikan.
Yakin, Allah permudah. Pada akhirnya, kamu akan menyadari, ternyata nggak semenakutkan bayanganmu.
Apakah kamu mengalami hal yang sama?🤭
Kelulusan akademik bukan hanya soal menerima gelar di hari wisuda, tapi juga meliputi proses administratif, seperti pengumpulan revisi skripsi dan penerbitan ijazah. Dari pengalamanku, banyak yang mengalami keterlambatan karena berbagai alasan, termasuk rasa malas dan situasi personal yang menghambat. Maksud kelulusan akademik sebenarnya mencakup seluruh proses hingga seorang mahasiswa dinyatakan resmi menyelesaikan studinya, tidak hanya sampai sidang skripsi atau upacara wisuda. Yang sering terlupakan adalah langkah penyelesaian administratif seperti revisi akhir skripsi yang harus dikumpulkan ke kampus, serta proses pencetakan hardcover dan penerimaan ijazah. Aku belajar bahwa jangan menyerah walau terasa berat. Perjuangan melawan rasa malas dan tantangan lain itu penting agar tanggung jawab selesai. Dukungan keluarga menjadi energi besar juga. Setelah ijazah terima, rasanya lega dan semua usaha terbayar lunas. Buat yang masih tertunda, ingat bahwa kelulusan akademik adalah proses yang harus dilalui hingga tuntas supaya gelar resmi diakui. Jangan takut untuk melangkah menyelesaikan revisi atau urusan kampus lainnya karena itu kunci membuka pintu rezeki dan peluang baru. Semoga cerita ini bisa jadi motivasi buat kamu yang sedang berjuang menyelesaikan studi dan administrasi pendukungnya. Percayalah, segala proses itu akan berujung pada kelegaan dan keberhasilan yang manis.
