Jumat, 10 April 2026
Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menghadapi situasi di mana orang lain mungkin bersikap jahat atau menyakitkan. Namun, ajaran yang tercantum dalam 1 Tesalonika 5:15 mengingatkan kita untuk tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, melainkan selalu berusaha melakukan yang baik, baik terhadap diri sendiri maupun terhadap orang lain. Dari pengalaman pribadi, saya menyadari bahwa membalas kebaikan kepada mereka yang bersikap buruk bukanlah hal yang mudah, tetapi dampaknya sangat luar biasa. Ketika kita memilih untuk merespon dengan kebaikan, kita tidak hanya menciptakan suasana yang lebih damai di sekitar kita, tetapi juga membantu mengubah karakter dan sikap orang lain secara perlahan. Misalnya, dalam sebuah konflik kecil di lingkungan kerja, saya pernah mencoba untuk tetap sabar dan memberikan bantuan kepada rekan yang sedang bermasalah, alih-alih membalas kemarahannya dengan kemarahan juga. Hasilnya, hubungan kami membaik dan suasana kerja menjadi lebih harmonis. Pesan pada Jumat, 10 April 2026 ini mengingatkan kita untuk selalu menjaga nilai-nilai kebaikan dalam tindakan keseharian, terutama saat menghadapi tantangan interpersonal. Dengan berpegang pada prinsip ini, kita tidak hanya menjadi pribadi yang lebih baik, tetapi juga membantu membangun komunitas yang lebih berempati dan penuh cinta kasih. Oleh karena itu, mari jadikan hari ini sebagai momentum untuk menguatkan tekad kita dalam bertindak dengan kebaikan, meskipun dunia sekitar kadang penuh dengan tantangan dan ketidakadilan.
