Minal ‘aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin.
Semoga kita senantiasa diberi kekuatan untuk menjadi insan yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi sesama.
Selamat Hari Raya Idul Fitri.
Hari Raya Idul Fitri adalah momen yang sangat penting bagi umat Muslim di seluruh dunia, termasuk di Kabupaten Kerinci. Selain sebagai hari kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh di bulan Ramadan, Idul Fitri juga menjadi waktu yang tepat untuk mempererat hubungan dengan keluarga, sahabat, dan tetangga. Di Kabupaten Kerinci, tradisi menyambut Idul Fitri selalu dilakukan dengan penuh suka cita. Masyarakat saling mengucapkan 'Minal ‘aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin' sebagai ungkapan permohonan maaf dan harapan agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik di masa mendatang. Saya sendiri merasakan betapa hangatnya suasana hari raya ini, di mana setiap rumah membuka pintu untuk menerima kunjungan dan berbagi kebahagiaan. Selain tradisi kunjungan dan saling maaf memaafkan, ada juga kebiasaan unik yang menjadi ciri khas Kabupaten Kerinci, seperti penyajian kuliner khas yang hanya muncul di momen Idul Fitri. Makanan ini tidak hanya menggugah selera, tetapi juga memperkuat ikatan sosial antarwarga. Mengikuti tradisi ini, saya belajar betapa pentingnya menjadi insan berilmu dan berakhlak, sesuai doa yang sering diucapkan saat Idul Fitri. Hari Raya bukan hanya soal merayakan kebahagiaan, tetapi juga momen refleksi dan memperbaiki diri agar bisa memberikan manfaat lebih besar kepada sesama. Bagi yang merayakan, semoga Idul Fitri tahun ini membawa ketenangan dan kekuatan baru dalam menjalani hidup. Semoga kita selalu diberikan kesehatan dan kemampuan untuk terus belajar serta berbagi. Salam dari Kabupaten Kerinci, tempat di mana tradisi dan nilai-nilai luhur bisa selalu terjaga dengan baik.



































