“aku harus…”
dua kata yang akhir-akhir ini sering aku ulang ke diri sendiri.
karena ternyata growing up itu bukan langsung berubah jadi hebat.
kadang cuma tentang lawan rasa males, lawan takut, lawan overthinking, dan tetep jalan walaupun pelan.
i’m still figuring life out too.
masih banyak bingungnya, masih banyak takutnya.
but at least sekarang aku ga berhenti mencoba jadi versi diri yang lebih baik dari kemarin 🤍
Dalam perjalanan pengembangan diri, sering kali kita merasa terjebak dalam zona nyaman yang membuat kita enggan melangkah maju. Saya pernah mengalami masa di mana rasa malas dan takut berlebihan menjadi penghalang besar untuk mencapai tujuan. Namun, melalui pengalaman pribadi, saya belajar bahwa 'aku harus...' bukan sekadar kata-kata tetapi sebuah komitmen untuk terus berjuang. Misalnya, 'aku harus konsisten' menjadi mantra yang mendorong saya untuk melakukan langkah kecil setiap hari, meski hasilnya belum langsung terlihat. Saya juga pernah merasakan dampak negatif dari overthinking yang membuat saya ragu untuk mencoba sesuatu yang baru. Namun, belajar untuk 'berhenti overthinking' membantu saya menemukan ketenangan dan fokus. Dari pengalaman ini, saya tahu bahwa proses pertumbuhan memang tidak instan dan penuh tantangan. Dengan menerima ketidaksempurnaan diri dan berani keluar dari comfort zone, saya bisa menikmati setiap langkah perjalanan. Saya terinspirasi oleh frase yang diunggah, seperti 'aku harus percaya proses' dan 'aku harus mulai pelan-pelan', karena itu mengingatkan saya bahwa keberhasilan bukan hanya tentang pencapaian besar melainkan konsistensi perjalanan kecil yang berdampak besar. Ketika kita yakin bahwa setiap usaha memiliki makna, kita akan lebih mudah melewati masa sulit dan terus berkembang menjadi versi terbaik diri kita.








