Hal yang bikin takut Seorang ibu

Anak demam itu memang sering dianggap hal biasa. Tapi sebagai orang tua, jangan terlalu lama menunggu kalau demamnya tidak turun atau anak terlihat makin lemas. Kadang kita berharap “nanti juga sembuh sendiri”, padahal ada kondisi tertentu yang butuh penanganan lebih cepat.

Kalau sudah dibawa ke klinik tapi belum ada perubahan, jangan ragu untuk cari second opinion. Tidak apa-apa cek lebih lanjut seperti pemeriksaan laboratorium sendiri atau langsung dibawa ke rumah sakit, apalagi kalau anak:

🌸 demam tinggi berhari-hari,

🌸 susah makan dan minum,

🌸 muntah terus,

🌸 sesak,

🌸 kejang,

🌸 atau terlihat sangat lemas.

karena aq kalau anak demam hari pertama aq kasih dulu sanmol syirup buat anak anak mulai anak aq 1 - 9 tahun, dan yang sudah 10 th aq suka kasih sanmol tablet s.d hari kedua ( dirumah harus selalu siap sanmol)

kalau sudah hari ke tiga biasanya aq langsung bawa ke klinik terdekat dulu / langsung d bawank spesialis anak.. dulu waktu kecil banget aq langsung k spesialis anak tapi semenjak sudh 9 tahun aq bawa k klinik dlu

sudah di kasih obat ko hari ke 5 msh demam dan myeri leher terus itu warning banget langsung cek lab sendiri atw boleh langsung k igd, tapi aq biasanya cari puskesmas/ tempat lab terdekat untuk cek lab

dan ternyata typoid dan dhf, langsung ajah klo anak mah ya di bawa ke igd krna takut banget kan biar dpt penanganan yg tepat

jdi jgn nunggu lama dulu buat penanganan yg tepat ya

Lebih baik dibilang terlalu panik daripada terlambat penanganan. Karena orang tua tidak pernah tahu mana demam biasa dan mana yang mulai berbahaya kalau belum diperiksa lebih lanjut.

Semoga semua anak-anak selalu sehat, dan para orang tua diberi kekuatan serta ketenangan saat menjaga buah hati 🤍

#MyJourney #sehatyuk

5/15 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSebagai orang tua, pengalaman saya mengasuh anak yang sering demam mengajarkan bahwa kewaspadaan adalah kunci utama. Demam pada anak memang umum, tetapi ada kalanya demam menjadi sinyal kondisi serius yang memerlukan perhatian segera. Saya biasanya memantau suhu anak setiap beberapa jam dan memberikan obat penurun demam seperti Sanmol sesuai dosis dan usia, mirip dengan yang dibagikan pada artikel, yakni sirup untuk anak 1-9 tahun dan tablet untuk yang lebih dari 10 tahun. Namun, kebutuhan pemeriksaan lebih lanjut muncul jika demam tak kunjung turun hingga hari ketiga, atau disertai tanda-tanda seperti susah makan dan minum, muntah terus-menerus, sesak napas, atau kejang. Saya pernah mengalami sendiri kasus di mana anak saya yang demam hingga lima hari ternyata mengidap penyakit serius seperti demam tifoid dan demam berdarah. Saat itu, saya langsung membawa anak ke puskesmas untuk melakukan pemeriksaan laboratorium. Hasilnya membantu dokter memberikan penanganan yang tepat sejak dini, sehingga kondisi anak cepat membaik. Hal ini mengajarkan saya pentingnya tidak menunda pemeriksaan medis, bahkan jika sudah mendapat pengobatan di klinik sebelumnya namun demam tetap berlanjut. Mengambil langkah second opinion atau cek lab sendiri bisa menyelamatkan nyawa anak. Selain itu, menjaga lingkungan tetap bersih dan memastikan anak mendapat asupan cairan dan nutrisi yang cukup juga sangat penting untuk membantu pemulihan. Jangan lupa untuk selalu sedia obat demam di rumah dan berkonsultasi dengan dokter jika ada gejala yang memburuk. Sebagai orang tua, jangan merasa panik berlebihan, tetapi juga jangan lengah. Pengetahuan dan kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan anak agar tetap tumbuh sehat dan kuat.

Cari ·
skincare untuk wajah milia dan kusam