Puding Cakar Garpu

Bahan lapisan 1a:

2 kuning telur

8 sdm kental manis

1 sdm vanila

3 sdm margarin

3 sdm terigu sangrai

Mixer sampai tercampur rata

Bahan lapisan 1b:

1 sdt bubuk agar agar

2 gelas air

Masak sampai mendidih

Bahan lapisan 2a

2 butir putih telu

Mixer sampai kaku

Bahan 2b:

1 sdt bubuk agar agar

8 sdm gula merah

2 galas susu full cream

1 sdm vanila

1 sdt kopi tanpa ampas

Masak sampai mendidih

Oxone Mixer Bowl with Turbo Power dari @Oxone Official

✅Mixer 1 liter

✅3 kecepatan & Turbo Power

✅adonan lebih cepat dan merata

✅Dilengkapi stand mixer, pengaduk chrome

Aku beli produknya di Oxone Premium Apps, karna banyak banget disconya🥰

#puding #pudingcakargarpu #pudinggarpu #oxone

2/25 Diedit ke

... Baca selengkapnyaPertama kali dengar nama puding garpu atau puding cakar garpu khas Bugis, aku juga penasaran banget sama teksturnya. Setelah beberapa kali coba, akhirnya nemu versi yang menurutku paling pas buat takjil atau camilan manis setelah makan. Sedikit sharing soal bahan dulu. Untuk terigu sangrai, aku biasanya sangrai di wajan anti lengket dengan api sangat kecil, sambil terus diaduk sampai wangi dan warnanya agak krem. Jangan ditinggal, karena kalau gosong sedikit saja nanti rasa puding jadi pahit. Terigu sangrai ini bikin lapisan puding lebih berasa gurih dan agak padat, beda dengan puding agar biasa. Pas bikin lapisan 1 (kuning telur + kental manis + vanila + margarin + terigu sangrai), aku selalu pastikan kuning telur benar-benar tercampur sebelum ditambahkan ke agar-agar yang sudah dimasak (bahan 1b). Tipsnya, tunggu air agar-agar yang mendidih itu agak hangat, baru campur pelan sambil dimixer supaya telur tidak berubah jadi "scrambled". Oxone Mixer Bowl with Turbo Power lumayan membantu karena adonan cepat rata dan nggak menggumpal. Untuk lapisan 2, kunci suksesnya di putih telur yang dikocok sampai kaku (soft peak ke stiff peak). Mangkuknya harus bersih tanpa minyak, dan kalau bisa gunakan kecepatan mixer paling tinggi dulu, baru turunkan sedikit. Setelah itu, siram perlahan campuran agar-agar gula merah, susu full cream, kopi tanpa ampas, dan vanila yang sudah mendidih. Pastikan cairan ini tidak terlalu panas supaya putih telur tidak kaget dan mengempis. Soal kopi, aku pakai kopi tanpa ampas supaya puding garpu tetap halus. Kalau cuma punya kopi bubuk biasa, bisa disaring dulu setelah diseduh, lalu pakai air kopinya saja. Rasa kopinya nggak terlalu kuat, lebih ke aroma wangi dan sedikit pahit yang balance sama manisnya gula merah. Bagian paling seru tentu bikin motif garpu. Setelah lapisan atas mulai setengah padat (bukan cair, tapi belum keras), garpu dibersihkan lalu ditarik pelan dari ujung ke ujung permukaan puding. Lakukan beberapa garis sejajar, lalu bisa disilang supaya efek "puding cakar garpu" khas Bugisnya kelihatan. Kalau kelamaan nunggu sampai terlalu keras, motifnya jadi kurang kelihatan. Untuk takjil, aku suka tuang adonan ke cup kecil biar praktis. Puding garpu ini enak disajikan dingin dari kulkas. Tanpa topping sebenarnya sudah nikmat, tapi kadang aku tambahkan vla vanila instan atau taburan keju parut tipis supaya makin creamy. Kalau mau jualan, bisa main di ukuran cup dan dekorasi. Puding garpu dengan label "Puding Cakar Garpu Khas Bugis" lumayan menarik perhatian karena namanya unik. Simpan di kulkas, biasanya aman 2–3 hari selama wadah tertutup rapat. Menurutku, puding garpu ini cocok banget buat yang bosan dengan puding agar biasa. Teksturnya kombinasi lembut, agak kenyal dari agar, dan creamy dari susu full cream serta telur. Cobain deh sesekali, apalagi buat menu takjil harian kayak POV: takjil hari ke-7 orang Bugis, rasanya nagih!

Cari ·
resep puding bugis