Bahan:

3 gelas tepung beras

2 sdm tepung maizena

1 sdt garam

14 gelas santan

1 gelas air pandan dan suji

1 sdt pasta pandan

1 lembar daun pandan

Yang dimakassar

Khususnya BTP & sekitarnya

Ramaikan Usahaku ya gaes

Cuci motor bersih, kilau & licin🥰

Aku Juga Ada usaha Kopi

Soal rasa jangan diragukan

Diracik oleh barista profesional

Lokasinya di BTP blok AE

Sebelum perempatan pasar sentral BTP

Pas samping Arutala

Namanya @Washcup Coffee #cucimotormakassar #kopimakassar

6/20 Diedit ke

... Baca selengkapnyaAku tuh termasuk tim "imah tak tahan" alias kalau di rumah suka banget nyari cemilan, tapi di kondisi ekonomi sekarang rasanya sayang kalau sering jajan di luar. Makanya bubur sumsum dari tepung beras ini jadi andalan, soalnya bahannya simpel dan murah, tapi tetap berasa istimewa kalau dikasih santan gurih dan wangi pandan. Buat yang belum pernah bikin, kunci bubur sumsum itu ada di cara ngaduknya. Tepung beras, tepung maizena, dan garam diaduk dulu sampai benar-benar larut dengan campuran santan dan air pandan sebelum kena api. Aku biasanya masukin santan bertahap sambil diaduk terus supaya nggak ada gumpalan. Pas dimasak pakai api sedang cenderung kecil, jangan ditinggal ya, terus diaduk sampai meletup dan teksturnya jadi halus, lembut, dan agak mengkilap. Di titik itu aromanya dari daun pandan sama pasta pandan tuh bikin satu rumah wangi. Kalau lagi pengen variasi cemilan dari tepung beras, adonan bubur sumsumnya bisa kamu kreasikan. Misalnya, tambah sedikit gula merah cair di atasnya, atau disajikan dingin dari kulkas buat yang suka sensasi seger. Ada juga yang suka makan bareng potongan pisang atau kolak, jadi dalam satu mangkuk dapat karbo, manis, dan gurih sekaligus. Menurutku, penting banget punya satu resep cemilan dasar dari tepung beras seperti ini, karena bisa diubah-ubah sesuai isi kulkas dan dompet. Di sisi lain, karena kebutuhan makin banyak, aku juga cari cara lain buat nambah pemasukan selain dari masak di rumah. Dari situlah muncul usaha cuci motor dan kopi. Konsepnya sederhana: orang datang cuci motor, tungguannya nggak membosankan karena bisa sekalian nongkrong sambil ngopi. Buat yang di Makassar, khususnya daerah BTP dan sekitarnya, lokasinya di BTP blok AE, sebelum perempatan pasar sentral BTP, pas di samping Arutala. Namanya Washcup Coffee. Aku sengaja bikin tempatnya senyaman mungkin supaya yang datang bukan cuma buat cuci motor, tapi juga betah duduk, kerja, atau ngobrol. Motornya dibikin bersih, kilau, dan licin, sementara di sisi lain aku sediakan kopi yang diracik barista profesional. Jadi, satu kunjungan bisa dapat dua kebutuhan: kendaraan rapi dan waktu me time dengan secangkir kopi. Buat kamu yang lagi mikir "imah tak tahan" pengen jajan terus tapi juga kepikiran penghasilan, menurutku kombinasi kayak gini lumayan membantu: punya satu resep cemilan rumahan andalan dari tepung beras untuk hemat-hemat di rumah, sekaligus pelan-pelan bangun usaha kecil yang dekat dengan keseharian orang, entah itu cuci motor, kopi, atau apa pun yang kamu suka. Yang penting mulai dulu, pelan tapi jalan.