Resep sop daging
Aku biasanya paling ribet justru di awal: milih potongan daging sapi untuk sop. Dari pengalamanku, kombinasi daging berurat dan sedikit lemak bikin kuah sop lebih gurih, apalagi kalau ditambah tulang sapi atau tulang iga. Kalau mau versi hemat, aku suka pakai campuran daging sop dan tulang, jadi tetap dapat kaldunya tapi tetap ekonomis. Untuk potongan sop, aku usahakan ukurannya seragam. Daging sapi untuk sop aku potong kotak sedang, jangan terlalu kecil supaya nggak hancur waktu direbus lama. Tulang sapi atau iga biasanya cukup dipotong sesuai ruas, jadi gampang diambil saat disajikan. Sebelum dimasak bareng bumbu sop daging, daging dan tulang ini aku rebus sebentar lalu buang air rebusan pertama untuk mengurangi kotoran dan bau amis. Bagian favoritku lainnya adalah ngatur potongan kentang untuk sop dan sayur lain. Kentang aku potong dadu agak besar supaya nggak cepat lembek. Wortel untuk sop daging kentang wortel biasanya aku iris serong agak tebal, jadi selain cantik, teksturnya masih kerasa saat dimakan. Potongan kol untuk sop aku sobek-sobek kasar di akhir masak supaya tetap renyah dan nggak overcooked. Soal bumbu sop daging, versi rumahan aku simpel tapi wangi: bawang merah, bawang putih, dan lada putih diulek halus, lalu ditumis sebentar biar harum sebelum dimasukkan ke kuah. Setelah itu baru aku tambahkan bumbu rempah seperti pala, cengkeh, kayu manis, kapulaga, dan bunga lawang. Bumbu sop tulang sapi yang pakai rempah begini bikin kuahnya mirip-mirip resto, padahal resep sop daging sapi bumbu rempah ini sebenarnya sederhana. Kalau lagi pengin sedikit beda, aku pakai dasar resep sop daging simple ini untuk bikin sop iga. Tinggal ganti sebagian daging dengan iga sapi, lalu rebus lebih lama sampai empuk. Bumbu buat sop daging sapi dan sop iga ini sebenarnya sama saja, cuma waktu masaknya yang lebih panjang untuk iga. Kuahnya jadi lebih pekat dan kaya rasa. Tips kecil dari aku: kasih garam dan penyedap di tahap akhir, setelah sayuran seperti wortel, kentang, dan kol masuk semua dan hampir matang. Dengan cara ini, rasa sop sapi lebih seimbang dan sayur nggak jadi terlalu asin. Sop daging sapi rumahan versi ini enak banget disajikan hangat, dimakan bareng nasi putih atau dimakan langsung satu mangkuk penuh dengan taburan bawang goreng dan seledri. Biasanya di rumah, panci sop tulang daging sapi begini selalu cepat habis karena rasanya ringan tapi tetap nendang.










🍋 Welcome to Lemon8! 🍋 Seneng banget lihat kamu posting! 🎉 Dapatkan tips agar konten kamu makin populer dengan follow @Lemon8Indonesia! Yuk posting lebih banyak konten lainnya! 🤩