... Baca selengkapnyaAku pribadi jatuh cinta sama kain paris jadul Varisha karena bahannya ringan, jatuh, dan enak banget dipakai seharian. Yang paling bikin nagih itu variasi warnanya. Di foto ini aku susun kainnya setengah lingkaran biar kelihatan gradasi warnanya, mulai dari tone nude, cokelat, hijau, biru, sampai merah dan ungu.
Buat yang penasaran sama Varisha navy, menurutku ini navy-nya cenderung deep tapi masih aman dipakai sehari-hari, tidak terlalu hitam. Bagus banget kalau dipasangkan sama atasan putih atau krem, langsung kelihatan clean dan elegan. Kalau Varisha cream, tone-nya termasuk netral, tidak terlalu kuning dan tidak terlalu pucat, jadi aman buat banyak skintone.
Shade nude di koleksi ini juga macam-macam. Misalnya nude dan latte, dua-duanya masih satu keluarga warna natural, tapi nude sedikit lebih pucat, sedangkan latte ada hint cokelat susu yang hangat. Untuk kamu yang suka gaya ala vanilla luvr nude yang lembut dan estetik, kombinasi nude, latte, dan coksu bisa banget ditiru.
Varisha coksu sendiri masuk ke cokelat susu yang manis, tidak terlalu gelap. Enak banget kalau dijadiin hijab kerja atau kuliah karena gampang dipadukan. Dipasangkan sama outfit warna putih, hitam, ataupun denim juga masih masuk.
Banyak yang juga suka tanya, warna dark velvet itu seperti apa sih? Kalau dibandingkan dengan koleksi ini, bayanginnya seperti warna burgundy atau maroon yang deep, elegan, dan kelihatan mewah. Di foto kelihatan ada shade burgundy dan merah cabe; burgundy lebih gelap dan kalem, sementara merah cabe lebih terang dan bold.
Soal cara pin nude atau warna nude lain supaya tidak bikin wajah kelihatan pucat, biasanya aku akalin dengan:
1. Pilih nude yang sedikit lebih hangat (seperti latte atau coksu) kalau kulitmu sawo matang atau kuning langsat.
2. Pakai inner hijab warna netral (cream atau beige) biar tampilan lebih rapi.
3. Tambah sedikit makeup di area pipi dan bibir (tint atau lipcream warna mauve/peach) supaya tidak flat.
Di koleksi ini juga ada warna emerald green, wardah, navy, dan denim. Emerald green menurutku cocok buat acara agak formal karena kelihatannya mewah. Warna wardah itu hijau yang soft, mirip pastel, pas untuk daily look. Denim dan navy selalu jadi andalan kalau lagi pengen warna aman tapi tetap kelihatan rapi.
Kalau kamu suka koleksi warna, tipsku: susun kain berdasarkan gradasi warna (dari paling terang ke paling gelap) supaya gampang pilih warna tiap mau dipakai. Aku biasanya kelompokkan nude & cokelat (nude, latte, coksu, mahogany), lalu hijau & biru (wardah, emerald green, navy, denim), terakhir merah & pink & ungu (burgundy, merah cabe, baby pink, soft taro). Dengan cara ini, mix & match outfit jadi jauh lebih cepat dan nggak bingung lagi mau pakai warna apa setiap hari.