Replying to @syif🌷 dubai chewy cookie yang lagi viral! Ini percobaan pertamaku bikin versi sehatnya! Tanpa tepung, gula, & no gluten🤯💯
Jadi waktu pertama kali lihat Dubai chewy cookie yang lagi viral, aku langsung kepikiran: gimana kalau bikin versi lebih sehatnya, tanpa tepung dan tanpa gula, tapi teksturnya tetap chewy dan enak? Di kolom komentar juga banyak yang minta aku share versi lebih sehatnya, jadi akhirnya aku coba-coba resep sendiri di rumah. Buat kamu yang juga penasaran cara membuat Dubai chewy cookie, kuncinya di bahan pengganti tepung dan gulanya. Karena aku mau no gluten, aku nggak pakai tepung terigu sama sekali. Sebagai gantinya, kamu bisa pakai oat halus (oat yang diblender sampai mirip tepung) atau almond flour. Kalau mau benar-benar bebas gluten, pastikan pakai oat yang berlabel gluten free. Untuk pengganti gula pasir, aku biasanya pakai madu, sirup mapel, atau gula kelapa dalam jumlah sedikit. Rasanya tetap manis tapi nggak nyegrak di tenggorokan. Kalau kamu lagi jaga kalori, bisa juga pakai pemanis rendah kalori yang cocok untuk dipanggang, tapi biasanya teksturnya sedikit beda, jadi mungkin perlu beberapa kali percobaan sampai ketemu takaran yang pas. Tekstur chewy-nya biasanya datang dari lemak dan bahan basah. Karena aku mau versi lebih sehat, aku jarang pakai butter full, biasanya aku campur butter dengan minyak kelapa (coconut oil) atau full minyak kelapa kalau lagi nggak punya butter. Tambah sedikit telur atau putih telur juga bantu bikin cookies lebih lembut di dalam tapi tetap ada bagian luarnya yang sedikit garing. Kurang lebih alurnya gini: campur bahan basah dulu (telur, minyak kelapa/butter, madu atau pemanis), lalu baru masukkan bahan kering (oat/almond flour, sedikit baking powder atau baking soda, plus topping kayak dark chocolate atau kacang). Adonannya jangan terlalu cair, tapi juga jangan kering banget. Kalau dirasa terlalu lembek, bisa tambah sedikit oat lagi sampai adonannya bisa dibentuk. Saat memanggang, jangan kelamaan. Ini penting kalau kamu mau hasilnya chewy, bukan kering seperti cookies tradisional. Biasanya aku panggang sebentar saja di suhu sedang, lalu biarkan dingin di loyang karena cookies akan mengeras sedikit setelah keluar dari oven. Waktu pertama kali coba, aku juga sering kebablasan panggangnya, jadi sekarang aku selalu set timer. Menurutku bikin Dubai chewy cookie versi sehat ini seru karena bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing: mau lebih manis atau lebih light, bebas gluten, atau tinggi serat. Kalau kamu sudah coba versi kamu sendiri, boleh banget eksplor topping lain seperti kurma cincang, chia seed, atau kacang mede. Intinya, jangan takut bereksperimen sampai nemu resep Dubai chewy cookie sehat yang paling kamu suka.










































