Day 2 kembali ke gym. Aku sempat rehat angkat beban selama hampir 2 tahun karena cedera dan selama itu juga olahragaku cuma berenang aja. After konsultasi sama dokter & fisioterapis, aku udah bisa mulai pelan-pelan angkat beban lagi HEHEHE jadi gas ngengg, langsung daftar gym & PT biarrrrr ga jompo yes!
Keren juga btw tempat gym-ku ada alat yg bisa examine postur tubuh. Keliatan kalau postur badan-ku ada miring sedikit (yup itu karena habit) jadi pelan pelan bisa diperbaikin juga lewat latihan. Senangnya ketauan sekarang, jadi bisa lebih aware sama cara aku duduk/berdiri. Better late than never! #onedayonetiktok
Mengalami cedera yang memaksa berhenti angkat beban selama hampir dua tahun tentu membuat aku sangat berhati-hati saat kembali berolahraga. Selama masa rehat itu, aku hanya fokus pada renang sebagai olahraga yang minim risiko cedera dan tetap menjaga kebugaran dasar. Namun, setelah berkonsultasi dengan dokter dan fisioterapis, aku mendapat izin untuk mulai berlatih angkat beban secara perlahan, dengan catatan harus memperhatikan teknik dan postur tubuh. Hal yang paling menarik saat kembali ke gym adalah penggunaan alat pemeriksaan postur tubuh. Alat ini sangat membantu untuk mengetahui kalau postur tubuhku agak miring, yang ternyata merupakan akibat kebiasaan sehari-hari seperti posisi duduk atau berdiri yang kurang benar. Setelah mengetahui hal tersebut, aku bisa lebih waspada dan berlatih dengan lebih fokus untuk memperbaiki postur, mencegah nyeri punggung atau cedera baru di masa depan. Bekerja sama dengan personal trainer (PT) membuat proses latihan jadi lebih terarah. PT bukan hanya mengajari cara menggunakan alat dengan benar, tapi juga mengatur program latihan yang sesuai dengan kondisi tubuhku yang belum sepenuhnya pulih. Misalnya, aku lebih dulu menghindari treadmill dan memilih cardio dengan sepeda statis demi meminimalisir tekanan pada otot dan sendi. Pengalaman ini mengajarkan aku betapa pentingnya memulai latihan dengan benar, apalagi setelah cedera. Jangan sampai salah teknik atau terlalu cepat meningkatkan beban latihan karena berisiko memperparah kondisi. Dengan bantuan dokter, fisioterapis, PT, dan teknologi di gym, aku berhasil membangun kembali kekuatan dan postur tubuh secara bertahap. Bagi yang sedang dalam proses pemulihan atau baru mulai angkat beban, aku sarankan untuk melakukan pemeriksaan postur dan konsultasi ahli terlebih dahulu. Dengan begitu, latihan olahraga bukan hanya membuat lebih sehat tapi juga lebih aman dan efektif. Lebih penting lagi, jadikan olahraga sebagai bagian gaya hidup yang bisa membawa manfaat jangka panjang tanpa risiko cedera berulang.
