Cara pergi ke Bundaran HI - Skydeck include HTM
.
.
Skydeck Bundaran HI ini menurutku salah satu tempat iconic Jakarta yang wajib banget dicoba kalau lagi main ke pusat kota. Selain murah, aksesnya juga gampang, apalagi kalau kamu sudah biasa naik KRL dan MRT. Rute yang aku pakai biasanya start dari Stasiun Cisauk. Dari sana aku naik KRL ke arah Stasiun Tanah Abang dulu. Di Tanah Abang, kita transit dan ganti kereta ke arah Stasiun Manggarai. Setelah itu, turun di Stasiun Sudirman. Buat yang baru pertama kali, jangan takut nyasar, karena petunjuk arah di stasiun sudah cukup jelas. Keluar dari Stasiun Sudirman, aku lanjut jalan kaki ke arah MRT. Ikuti saja papan petunjuk "MRT" atau tanya ke petugas kalau ragu. Setelah masuk area MRT, tap kartu e-money kamu di gate. Pastikan saldonya cukup, karena tarif MRT ke Bundaran HI sekitar Rp3.500 sekali jalan (bisa berubah, jadi cek info terbaru ya). Di dalam stasiun MRT, cari jurusan ke Bundaran HI. MRT ini kereta bawah tanah, jadi sensasinya beda sama KRL. Turun di Stasiun MRT Bundaran HI, lalu ikuti petunjuk keluar ke arah halte atau skydeck. Biasanya kamu akan melewati tangga turun/naik, jadi hati-hati saat naik turun tangga, apalagi kalau lagi ramai. Begitu keluar, kamu tinggal nyebrang ke skydeck dan lanjut naik lift ke lantai atas. Di sini kamu harus tap kartu e-money lagi untuk masuk area skydeck. Enaknya, sistemnya sudah rapi dan dijaga petugas. Di lantai atas skydeck Bundaran HI, ada dua sisi yang bisa kamu jelajahi untuk melihat kota Jakarta dari ketinggian. Satu sisi view ke arah gedung-gedung tinggi, satu sisi lagi langsung menghadap ke Bundaran HI yang iconic itu. Biasanya aku cekrak-cekrek dulu di dua sisi biar dapat banyak angle foto. Karena tempat ini lumayan hits, pengunjungnya cukup banyak. Petugas penjaga biasanya mengatur flow pengunjung: setiap sekitar 5 menit, 20 orang boleh masuk untuk dokumentasi/foto-foto. Jadi jangan kaget kalau harus sedikit mengantri, tapi menurutku antreannya masih oke dan sepadan sama view-nya. Di lantai atas juga ada banyak toko jajanan, jadi kalau kamu lapar atau haus setelah foto-foto, bisa langsung jajan tanpa perlu turun dulu. Buat yang suka kulineran, ini jadi nilai plus karena sekalian bisa icip-icip makanan dan minuman kekinian. Beberapa tips dari pengalamanku: datang agak sore menjelang sunset biar dapat cahaya yang bagus dan kota Jakarta kelihatan cantik, pakai outfit yang nyaman tapi fotogenik, dan pastikan baterai HP penuh karena pasti bakal banyak foto. Kalau kamu dari luar Jakarta, skydeck Bundaran HI ini cocok banget jadi destinasi murah di Jakarta untuk pertama kali eksplor kota. Setelah puas di skydeck, kamu bisa lanjut eksplor tempat lain di sekitar Bundaran HI, misalnya ke mall sekitaran Thamrin atau sekadar jalan kaki menikmati suasana kota malam. Jadi, next kamu mau kemana lagi setelah dari skydeck Bundaran HI?
















