Ketulusan Tak Pernah Bersuara Ganda
Hi, Lemoners 🍋
Pernahkah kamu bertemu seseorang
yang tatapannya ramah saat berjumpa,
namun ucapannya berubah arah
ketika namamu disebut di ruang yang tak kamu tempati?
Di hadapanmu, ia merangkai kata manis,
menawarkan empati, seolah menjadi tempat paling aman untuk percaya.
Namun di belakangmu, cerita dipelintir,
kebenaran dipotong,
dan bisik-bisik disebar demi mencipta jarak
di antara hati yang semula saling percaya.
Bukan karena ia tak mengenal kebenaran,
melainkan karena ia lebih menyukai peran.
Ia menemukan kepuasan dalam perpecahan,
dalam melihat hubungan lain goyah
tanpa ia harus ikut menanggung luka.
Dari sana kita belajar:
ketulusan tak pernah memiliki dua wajah,
dan kejujuran tak membutuhkan panggung.
Orang yang tulus berbicara sama,
baik saat kamu hadir
maupun saat kamu tak berada di sana.
Maka jika suatu hari kamu bertemu yang bermuka dua,
jangan sibuk membalas atau membuktikan.
Diam adalah bahasa paling anggun,
jarak adalah batas paling bermartabat.
Biarkan waktu membuka topengnya sendiri,
karena kepalsuan akan lelah lebih dulu,
sementara ketenangan akan selalu menang
dengan cara yang paling sunyi.
Jika tulisan ini terasa dekat dengan pengalamanmu, simpan sebagai pengingat.
🍋 Bagikan di kolom komentar: versi ketulusan seperti apa yang kamu jaga hari ini?
#lemon8indo #lemon8id #BudeLemon8 #lemon8irt #lemon8community



















































