Makanan Selama 1 Minggu Di Morowali 🥟🍚
Waktu pertama kali datang ke Morowali, khususnya di Kec. Bahodopi, aku kira bakal susah cari ide makanan sehari-hari. Ternyata, banyak banget inspirasi menu yang bisa dikreasikan dari bahan sederhana, dan beberapa rasanya mirip makanan khas Morowali yang biasa dimakan warga lokal. Salah satu yang paling berkesan buat aku adalah barobbo, bubur jagung yang disajikan dengan bayam, nasi, ikan asin, sambal, dan ebi halus. Teksturnya lembut, gurih dari ebi, dan asin dari ikan asin bikin nyaman banget dimakan pagi hari. Kalau kamu tinggal di kos atau mess, barobbo ini bisa jadi alternatif sarapan murah meriah tapi tetap mengenyangkan. Selain itu, olahan mie di sini juga jadi andalan. Semangkuk mie soto instan dengan pentol abang-abang dan kerupuk gampang banget dibuat kalau lagi mager. Kadang aku variasikan dengan telur ceplok dan ayam geprek, jadilah mie goreng ayam geprek dengan pentol yang lumayan pedas dan bikin nagih. Menu kayak gini memang sederhana, tapi cocok buat kamu yang kerja di area tambang dan butuh makanan cepat. Kalau lagi pengen camilan berat, aku sering bikin bakwan goreng renyah, batagor buatan sendiri pakai saus asam pedas manis, atau empek-empek ebi dengan kuah cuko. Walaupun bukan murni makanan khas Morowali, tapi cara orang di sini menikmatinya mirip: ramai-ramai, sambil nonton atau ngobrol, dan selalu ditemani sambal terasi. Menu rumahan lain yang sering muncul di meja makan adalah tumis kangkung, tumis sawi telur, tumis tahu dan buncis dengan irisan cabai merah hijau. Biasanya disajikan bareng ikan goreng, recca mangga, kerupuk, dan sambal terasi. Kombinasi ini berasa banget nuansa masakan rumah ala kampung, dan menurutku cukup mewakili selera makanan khas Morowali yang suka pedas, asin, dan segar. Yang unik, di sela-sela lauk berat, aku suka bikin alpukat kocok susu sebagai penutup. Setelah makan ayam goreng, tumis kangkung, dan sambal terasi, minum alpukat kocok susu bikin segar lagi dan lumayan mengurangi pedas. Kalau kamu lagi cari ide makanan khas Morowali atau sekadar menu rumahan selama seminggu di Bahodopi, kamu bisa mix and match menu di atas: mulai dari barobbo untuk sarapan, tumis sayur dan ikan goreng untuk makan siang, lalu bakwan, batagor, atau empek-empek ebi untuk camilan sore. Dengan bahan yang mudah ditemukan di pasar lokal, hidup di Morowali jadi kerasa lebih homey dan nggak monoton soal makanan.










