1. Masukkan santan ke wajan serta bumbu halus, daun salam,jeruk dan kunyit dan serei masak sampai mendidih jangan lupa sambil diaduk²
2. Setelah harum kaldu santan yang tadi baru masukkan daging sapi yg sdh dipotong dan bumbu kering, cengkeh
3. Masak hingga kuahnya mengental hingga keluar minyak dan dagingnya empuk baru beri gula merah,gula pasir dan penyedaprasa
4. Test rasa rendangnya jika sdh pas siap disajikan.
2025/6/18 Diedit ke
... Baca selengkapnyaAku biasanya bikin rendang daging sapi kental ini pas lagi ada acara keluarga atau mau stok lauk di kulkas. Kuncinya menurutku ada di pemilihan daging, santan, dan cara memasaknya pelan tapi pasti sampai bumbu cokelat kental dan keluar minyak.
Untuk daging, aku suka pakai bagian sengkel atau paha karena ada sedikit lemak dan urat, jadi setelah dimasak lama teksturnya empuk tapi tetap juicy. Kalau mau versi lebih lembut, bisa campur sedikit daging sandung lamur. Potong daging jangan terlalu kecil supaya tidak hancur saat dimasak lama.
Santan juga sangat menentukan. Aku pakai santan kental dari parutan kelapa tua, biasanya dua butir kelapa untuk 1,5 kg daging. Santan kental inilah yang bikin bumbu rendang daging sapi jadi kental dan berkilau dengan sedikit minyak kemerahan di sekeliling rendang. Saat memasak santan, aku selalu aduk terus di awal supaya santan tidak pecah dan hasil rendang tetap cantik.
Untuk bumbu rendang daging sapi spesial, selain bumbu halus, aku tambahkan daun kunyit, daun jeruk, daun salam, dan serai geprek supaya aromanya kuat. Kalau pakai bumbu kering rendang instan, aku tetap suka tambahkan bawang merah dan bawang putih segar biar rasanya lebih segar dan tidak terlalu "instan".
Selama proses memasak, api jangan terlalu besar. Setelah mendidih, kecilkan api dan biarkan bumbu perlahan mengental. Sesekali aduk agar bagian bawah tidak gosong. Di tahap ini sabar itu wajib, karena butuh waktu lumayan lama sampai kuah benar-benar menyusut, berubah jadi bumbu cokelat kental, dan minyak keluar di permukaan. Dari situ baru terasa rendang daging sapi kental yang bumbunya meresap sampai ke dalam.
Kalau mau disimpan lama, aku biasanya masak sampai rendang benar-benar kering, hampir tidak ada kuah, hanya daging dan bumbu yang menempel tebal. Setelah dingin, simpan di wadah tertutup dan masuk kulkas. Tinggal dipanaskan lagi, rasanya malah makin enak karena bumbu makin meresap.
Untuk teman makan, rendang daging sapi ini cocok banget disajikan dengan nasi putih hangat, sambal ijo, dan sayur rebus seperti kacang panjang atau daun singkong. Kadang aku pakai jadi lauk bekal kerja juga karena praktis dan tidak gampang basi.
Kalau kamu baru pertama kali coba bikin rendang daging sapi kental, saran aku jangan takut dengan proses yang agak lama. Ikuti saja langkah pelan-pelan, perhatikan tekstur kuah dan daging. Begitu sudah nemu "feel"-nya, kamu bakal ketagihan bikin rendang spesial versi kamu sendiri di rumah.