Dalam wadah, masukkan telur, gula pasir, SP, dan Pop Ice. Mixer dengan kecepatan tinggi hingga putih kental berjejak (sekitar 7–10 menit).
2. Masukkan bahan kering
Ayak tepung terigu dan baking powder, lalu masukkan sedikit demi sedikit ke adonan sambil diaduk dengan spatula secara perlahan.
3. Tambahkan cairan
Masukkan susu cair dan minyak goreng, aduk balik sampai rata. Pastikan tidak overmix agar bolu tetap mengembang dan lembut.
4. Tuang ke loyang
Siapkan loyang yang sudah dioles minyak atau dialasi kertas baking. Tuang adonan ke dalam loyang.
5. Kukus
Kukus dalam dandang yang sudah dipanaskan dan diberi lap/kain di tutupnya. Kukus selama 25–30 menit dengan api sedang (jangan buka tutup selama proses).
6. Angkat dan dinginkan
Setelah matang, keluarkan dari loyang. Taburi keju parut atau topping sesuai selera.
💡 Tips Tambahan:
Supaya warna makin pink dan cantik, bisa tambahkan sedikit pewarna makanan merah muda.
Kalau ingin hasil lebih lembut lagi, bisa tambahkan 1 sdm susu bubuk.
... Baca selengkapnyaPertama kali coba bikin bolu kukus Pop Ice stroberi ini, aku juga sempat ragu apa adonan bakal mengembang sempurna, soalnya cuma mengandalkan mixer biasa di rumah. Ternyata kuncinya ada di proses memixer dan cara kita menyiapkan kukusannya.
Kalau pakai Pop Ice stroberi, aku biasanya langsung campur bubuknya ke adonan saat mixer telur dan gula. Wangi stroberinya jadi lebih kuat dan warna adonan pelan-pelan berubah pink lembut. Sesuai yang ada di gambar, tekstur adonan harus sudah putih kental dulu baru enak banget dicampur bahan lain. Kalau adonan masih encer, coba tambah waktu mixer 2–3 menit lagi dengan kecepatan tinggi.
Soal mixer, nggak perlu yang mahal. Aku pakai mixer tangan biasa, yang penting sabar dan jangan buru-buru matikan sebelum adonan benar-benar mengembang dan berjejak. Biasanya aku cek dengan cara angkat mixer sebentar, kalau adonan jatuhnya pelan dan masih meninggalkan jejak, berarti sudah pas.
Untuk bolu kukus Pop Ice ini, kukusan juga berperan besar. Sebelum tuang adonan, aku selalu panaskan dandang dulu sampai airnya mendidih. Tutup kukusan wajib dilapisi kain supaya uap air nggak menetes ke permukaan bolu. Kalau uap jatuh ke adonan, biasanya bolu jadi bantat atau bertekstur basah di atas.
Biar praktis, aku kadang pakai cetakan bolu kukus kecil atau paper cup, bukan loyang besar. Waktu kukusnya jadi lebih singkat, sekitar 15–20 menit saja, dan hasilnya lucu-lucu. Untuk tes matang, bisa tusuk dengan tusuk sate, kalau sudah nggak ada adonan yang menempel berarti siap diangkat.
Kalau mau rasa stroberinya lebih nendang, selain 1 bungkus Pop Ice stroberi, bisa tambahkan sedikit esens stroberi. Tapi ini opsional, Pop Ice saja sebenarnya sudah cukup. Kadang aku juga campur sedikit choco chips di atas adonan sebelum dikukus, jadi ada sensasi cokelat dan stroberi dalam satu gigitan.
Dari beberapa kali percobaan, menurutku yang paling penting untuk bolu pop ice itu:
- Jangan overmix setelah masuk tepung, susu, dan minyak, cukup aduk balik pelan.
- Api kukusan jangan terlalu besar, cukup sedang supaya permukaan bolu halus dan tidak bergelombang.
- Setelah matang, diamkan bolu sampai agak dingin baru dipotong, supaya teksturnya tetap rapi.
Kalau kamu suka eksperimen, resep dasar bolu kukus Pop Ice ini bisa dipakai juga untuk rasa lain, misalnya Pop Ice cokelat atau taro. Tinggal ganti saja bubuk pop ice stroberi dengan varian lain, langkahnya tetap sama. Seru banget buat yang suka bikin camilan rumahan atau ide jualan bolu kukus kekinian.
Makasih Bunda Resepnya 👍👍👍❤❤❤👌👌👌🌷🌷🌷💪💪💪