... Baca selengkapnyaSebagai EXO-L, aku dulu ngeliat Doh Kyungsoo cuma sebagai vokalis utama EXO yang suaranya kuat dan aktor jago di drama sama film. Tapi makin sering nonton dia di variety show atau interview, aku sadar kalau cara dia bersikap tuh stoic banget dan relate sama kehidupan sehari-hari.
Di acara kayak "No Prepare" bareng Youngji, keliatan banget gimana Kyungsoo main balance game dengan ekspresi tenang. Pilihannya kadang susah, tapi dia nggak heboh, nggak dramatis. Dia mikir sebentar, jawab seperlunya, terus senyum tipis. Dari situ aku belajar: nggak semua hal harus direspon dengan reaksi besar. Kadang cukup tarik napas, mikir sebentar, terus respon sewajarnya.
Sikap "bodo amat" ala Kyungsoo juga beda dari kesan kasar. Versi dia tuh elegan: dia jelas fokus ke hal yang bisa dia kontrol, kayak aktingnya, nyanyiannya, profesionalitas di lokasi syuting, bukan ke komentar orang atau gosip online. Ini mirip prinsip stoisisme: bedain antara hal yang bisa kamu kendalikan (usaha, respon, keputusan) dan hal yang di luar kontrol (pendapat orang, cuaca, algoritma, dan lain-lain).
Aku mulai coba terapin gaya hidup lebih tenang ini. Misalnya, saat dapat komentar nyebelin di medsos, aku tanya diri sendiri: "Ini bisa aku kontrol nggak?" Jawabannya: nggak. Yang bisa aku kontrol cuma cara aku merespon. Jadi aku pilih diam, atau balas singkat tanpa kebawa emosi. Mirip ekspresi kalem Kyungsoo waktu ditanya hal random di interview.
Belajar stoisisme dari Doh Kyungsoo juga bikin aku sadar kalau hidup nggak harus penuh motivasi yang meledak-ledak. Kadang yang dibutuhin adalah ritme yang stabil dan hati yang nggak gampang goyah. Cara dia tampil di publik, dengan kemeja krem dan pose santai, nunjukin kalau ketenangan itu bisa jadi "branding" positif juga.
Untuk kamu yang suka D.O EXO dan lagi cari self growth tips, coba amati gimana dia menjawab pertanyaan, gimana dia bersikap di balik panggung, dan gimana dia nggak terburu-buru membuktikan apa-apa ke dunia. Dari situ, pelan-pelan kamu bisa belajar versi stoisisme yang lembut: lebih banyak tenang, lebih sedikit drama, tetap sayang diri sendiri.
Akhirnya, stoisisme versi fans ini nggak menggurui. Aku cuma share perjalanan kecilku sebagai pengagum Doh Kyungsoo yang belajar buat lebih chill, lebih "bodo amat dengan elegan", dan fokus ke hal yang benar-benar bisa aku pegang dalam hidup.
Tapi kak yang jadi pertanyaan, kenapa kalau fokus ke hal yang kita kontrol aja orang-orang tetep nganggap kita aneh, muka datar, anti sosial?