Kita sama-sama perempuan Harus saling merangkul🤗

4/15 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSebagai seorang perempuan, saya pernah mengalami bagaimana komentar dari sesama perempuan justru menambah rasa sakit saat menghadapi pelecehan. Tidak jarang, saat ada korban, pertanyaan yang muncul bukanlah apakah dia aman dan baik-baik saja, tapi malah mengarah pada hal seperti apa yang dia pakai atau bagaimana sikapnya, seolah-olah itu pembenaran untuk tindak pelecehan yang dialami. Hal ini sangat menyedihkan karena seharusnya kita paham bahwa korban tidak pernah meminta untuk disakiti, dan pelecehan bukan soal pakaian atau sikap seseorang. Pengalaman ini menguatkan saya bahwa penting bagi kita sebagai perempuan untuk saling menjaga dan melindungi, bukan menghakimi. Dunia sudah cukup keras dan berat untuk perempuan, jadi jangan sampai dari sesama perempuan justru menambah beban dan luka yang dirasakan. Solidaritas antar perempuan sangat diperlukan agar korban merasa didukung dan tidak sendirian menghadapi situasi sulit. Saya percaya perempuan kuat bukan yang paling keras suaranya, tapi yang tetap memilih untuk melindungi, mendukung, dan saling menguatkan. Hal sederhana seperti menghindari komentar menyakitkan, memberikan perhatian, dan membuka ruang berbagi pengalaman dapat sangat membantu menyembuhkan luka korban. Dengan saling merangkul, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih aman dan penuh empati. Saya mengajak semua perempuan untuk mulai memerhatikan cara kita merespons saat ada perempuan lain menjadi korban pelecehan. Jangan bertanya hal-hal yang menyalahkan, tapi tanyakan kabar dan berikan dukungan. Bersama, kita bisa mengurangi stigma dan membantu membentuk masyarakat yang lebih peduli dan memahami. Mari mulai dari diri sendiri dan mulai dengan tindakan kecil untuk saling jaga dan saling sayang. Ini bukan hanya soal pelecehan, tapi soal bagaimana kita memperlakukan sesama perempuan dengan hormat dan kasih sayang.