... Baca selengkapnyaWaktu pertama kali tahu kalau saudara seayah beda ibu itu tetap dihitung saudara kandung, aku juga sempat kaget. Kirain selama ini yang disebut saudara kandung itu harus satu ayah dan satu ibu. Ternyata, secara pengertian dasar, saudara kandung adalah anak-anak yang masih punya hubungan darah langsung, minimal salah satu orang tua sama, entah ayah atau ibu.
Kalau kalian punya satu ayah tapi beda ibu, secara darah kalian tetap terhubung 50% dari ayah yang sama. Makanya dalam banyak pembahasan keluarga, satu bapak beda ibu tetap disebut saudara kandung, bukan sepupu atau orang lain. Di beberapa keluarga malah ada yang sangat dekat dengan saudara seayah, kayak sahabat sendiri.
Yang sering bikin rumit justru bukan status "kandung atau bukan", tapi hubungan di dunia nyata. Ada yang merasa punya saudara toxic, entah suka merendahkan, bawa-bawa masalah warisan, atau bikin drama antara ibu satu dan ibu lainnya. Di fase ini, penting banget punya batasan sehat. Saudara kandung itu memang dekat secara darah, tapi kamu tetap boleh mengatur jarak kalau hubungan sudah merusak kesehatan mental.
Dari sisi nilai agama, banyak yang mengingatkan untuk tetap jaga silaturahmi kakak beradik. Ada banyak nasihat dan hadits tentang kakak beradik yang intinya mendorong kita untuk saling menyayangi, tidak memutus hubungan, dan nggak saling mendzalimi. Bentuk sayangnya bisa simpel: tanya kabar sesekali, nggak ikut menyebar aib, dan nggak memprovokasi orang tua untuk saling benci.
Kalau bingung cara bersikap, kamu bisa mulai dari hal kecil: kirim pesan saat lebaran, ucapkan selamat ulang tahun, atau sekadar like story mereka. Nggak harus langsung akrab banget kalau kondisinya belum memungkinkan. Yang penting, kamu sadar bahwa mereka tetap saudara kandung, dan ada ikatan darah yang nggak bisa dihapus.
Kadang, kata-kata untuk saudara kandung juga bisa jadi jembatan. Misalnya, "Apa pun yang terjadi antara orang tua kita, kamu tetap saudaraku" atau "Kita mungkin nggak tumbuh bareng, tapi aku tetap pengin hubungan yang baik sama kamu." Hal sederhana seperti ini bisa menghangatkan suasana, terutama kalau sebelumnya hubungan agak canggung.
Intinya, saudara itu seperti apa sih? Buatku, saudara bukan cuma soal label di kartu keluarga, tapi orang yang secara darah terhubung dan punya peluang besar jadi support system. Mau satu ayah beda ibu, atau satu ibu beda ayah, tetap ada ikatan yang layak dijaga selama tidak membahayakan diri sendiri.
Kalau kamu sendiri gimana? Dari dulu sudah tahu soal fakta saudara seayah beda ibu ini, atau baru ngeh belakangan kayak aku? Dan hubunganmu dengan saudara kandung sekarang lebih ke arah hangat atau justru toxic? Cerita, ya!
iyaayaa kak wlaupun erika dan cila tinggalnya berjauhan dan belum menikah, tapi anak pertama mereka ttep saudara kandung yaa😲